Minggu,  23 June 2024

Duit Korupsi Kementerian ESDM Disimpan Di Apartemen Pakubuwono 

RN/NS
Duit Korupsi Kementerian ESDM Disimpan Di Apartemen Pakubuwono 

RN - Apartemen Pakubuwono di Menteng, Jakarta Pusat menjadi salah satu tempat yang digeledah KPK. Dari tempat ini ditemukan duit miliaran rupiah.

Duit itu diduga soal korupsi pemotongan tunjangan kinerja aparatur sipil negara di Kementerian ESDM. Penggeledahan dilakukan pada Senin (27/3) sore hingga Selasa (28/3) dini hari.

Informasi yang diterima dari sumber detikcom, Rabu (29/3/2023), apartemen itu merupakan milik Plh Dirjen Minerba Kementerian ESDM. Penggeledahan ke apartemen Plh Dirjen Minerba dilakukan usai penyidik menggeledah Kantor Kementerian ESDM dan Kantor Ditjen Minerba ESDM.

BERITA TERKAIT :
Korupsi Jual Beli Gas Di PT PGN Ngeri, KPK Mulai Serius Membidik 
Buron Harun Masiku, Staf Sekjen PDIP Akui Pernah Ketemu

Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur mengatakan tim penyidik KPK menemukan uang miliaran rupiah. Namun, dia belum menjelaskan detail asal usul duit tersebut.

"Bukan mata uang asing, rupiah. Belum dihitung sampai saat ini tapi kalau perkiraan sekitar itu (miliaran rupiah)," kata Asep kepada wartawan, Selasa (28/3).

"Penggeledahan terkait dengan perkara di ESDM itu penyidik melakukan penggeledahan di empat tempat ya. Pertama di daerah Tebet (Ditjen Minerba) kemudian kedua di ESDM pusat dan setelah itu setelah sejak sore sudah agak malam itu dilanjutkan ke satu lokasi di Pakubuwono itu sampai menjelang pagi. Kemudian hari ini (Selasa (28/3) di Depok," katanya.

Tim penyidik KPK juga telah melakukan penggeledahan di Kantor Kementerian ESDM dan Kantor Ditjen Minerba. Penggeledahan dilakukan pada Senin (27/3).

Ali mengatakan salah satu bukti yang ditemukan dari dua lokasi tersebut berupa dokumen terkait pencarian fiktif tunjangan kinerja ASN di Kementerian ESDM.

"Didua lokasi tersebut ditemukan dan diamankan antara lain berbagai dokumen yang menerangkan adanya dugaan pencairan fiktif tunjangan kinerja ASN di Kementerian ESDM," katanya.

"Analisis dan penyitaan segera dilakukan untuk melengkapi berkas perkara penyidikan perkara dimaksud," tambah Ali.

#KPK   #Korupsi   #ESDM