RN - Jaringan narkoba Fredy 'Cassanova' Pratama banyak melibatkan orang-orang top. Sejumlah pihak yang diduga terlibat bakal diperiksa polisi.
Direktur Tindak Pidana IV/Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa mengatakan, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan memanggil vokalis band Zivilia, Zulkifli alias Zul Zivilia.
"Ya benar. Zul Zivilia akan kami panggil untuk dimintai keterangan terkait jaringan Fredy Pratama," ujar Mukti Juharsa, Selasa (3/10/2023).
BERITA TERKAIT :Artis Tajir, Bisnis Prilly Latuconsina Dari Klub Bola Hingga Toko Roti
Pemakai Narkoba Hanya Direhabilitasi, 4,8 Juta Pecandu Selamat Dari Bui
Mukti belum menjelaskan terperinci soal jadwal pemeriksaan terhadap Zul Zivilia. Polisi akan berkoordinasi dengan pihak lapas terkait pemeriksaan Zul Zivilia.
"Nanti teknis pemeriksaannya akan kita koordinasikan dengan pihak lapas," katanya.
Zul Zivilia saat ini masih menjalani masa hukuman 18 tahun penjara di Lapas Salemba Jakarta. Zul dan bos kecil bernama Rian ditangkap bersama dua tersangka lainnya di sebuah apartemen di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 1 Maret 2019 saat menimbang dan membungkus sabu.
Polisi menyebut Zul merupakan kaki tangan bandar narkoba di jaringannya. Zul bertugas mengemas narkoba hingga menjadi kurir narkoba.
"Dia kenal dengan bosnya. Dia pasti tahu barang itu, dia ikut kemas, ikut ngantar juga," kata Kasubdit 3 Ditnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Iqbal Simatupang saat dihubungi detikcom, Selasa (12/3/2019).
Saat Zul tertangkap, polisi sudah mengetahui ada sosok bernama Casanova, yang merupakan bandar tertinggi di jaringan tersebut. Belakangan, diketahui, sebutan Casanova merujuk pada sosok Fredy Pratama.
"Posisi C (Casanova) di atas dari jaringan ini. Untuk jaringan ini, ya, sementara DPO C (yang sedang diburu polisi)," kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Suwondo, Selasa (12/3/2019).