Selasa,  16 July 2024

Hasyim Cs Kena Semprit, KPU Dilaporkan Ke DKPP

RN/NS
Hasyim Cs Kena Semprit, KPU Dilaporkan Ke DKPP
Ketua KPU Hasyim Asy’ari.

RN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) cuek bebek. Lembaga penyelenggara negara pimpinan Hasyim Asy’ari ini nampaknya kepala batu. 

Diketahui, KPU lagi dijerat banyak masalah. Beberapa keputusannya soal pemilu diprotes banyak lembaga. 

Saat penetapan capres-cawapres, KPU dikepung massa berpakaian hitam. Mereka menggelar demonstrasi di Kantor KPU RI. Mereka menuntut KPU agar menolak pencalonan Gibran Rakabuming sebagai cawapres pendamping Prabowo.

BERITA TERKAIT :
Sindiran Djarot Ke Jokowi Nyelekit, Ungkit Anak & Menantu Hingga Cucu 
Hasyim Disindir Kasus Asusila, Mahfud Juga Tuding Mantan Ketua MK 

Alhasil, KPU bakal dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI. Ketua Amunisi Peduli Demokrasi, Hermanto menjelaskan, dirinya telah menempuh jalur perdata di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta Pusat, menggugat Peraturan KPU (PKPU) 23/2023 tentang Pencalonan Presiden dan Wakil Presiden.

Namun menurutnya, gugatan etik juga akan ditempuh ke DKPP sebagai bentuk pembelajaran politik masyarakat mengenai demokrasi yang dianggap semakin turun kualitasnya.

"Besok kita akan ke DKPP untuk mengadukan pimpinan-pimpinan KPU RI karena membiarkan Gibran lolos sebagai cawapres Prabowo," ujar Hermanto, Senin (13/11).

Diketahui, KPU resmi menetapkan tiga pasang calon presiden dan calon wakil presiden yang akan berkontestasi pada Pilpres 2024.

Ketiga pasang capres-cawapres yang ditetapkan KPU yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Selanjutnya, para capres-cawapres akan melakukan pengundian nomor urut capres-cawapres pada 14 November 2023. Kemudian dilanjutkan dengan masa kampanye pada 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.

Sementara Ketua KPU Hasyim Asy'ari menanggapi sejumlah pihak yang melaporkan KPU ke Bawaslu dan DKPP terkait penetapan pasangan Prabowo-Gibran, pada Senin (13/11/2023).

Hasyim Asy'ari mengatakan akan menyiapkan jawaban dan mengikuti persidangan lembaga tersebut.

"Kami akan menyiapkan jawaban-jawaban atau argumentasi dan persidangan yang digelar lembaga tersebut," ujarnya.

Hasyim mengingatkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres dan cawapres) peserta Pilpres 2024 untuk menyampaikan struktur tim pemenangan nasional.

"Karena penetapan paslon baru hari ini, tentu saja setelah hari ini nanti akan disampaikan tim pemenangan atau tim kampanye dari masing-masing capres cawapres," katanya di Kantor KPU, Jakarta Pusat pada Senin (13/11/2023).