Sabtu,  13 April 2024

Deklrasi Jadi Gubernur DKI, Dharma Jangan Cuma Modal Nekat?

RN/NS
Deklrasi Jadi Gubernur DKI, Dharma Jangan Cuma Modal Nekat?
Komjen (Purn) Dharma Pongrekun.

RN - Pensiunan polisi nekat maju. Putra asal Toraja, Komjen (Purn) Dharma Pongrekun ini sudah deklrasi sebagai calon Gubernur DKI Jakarta untuk Pilkada 2024.

Pria yang lahir di Palu , Sulawesi Tengah, pada 12 Januari 1966 ini pede dan haikul yakin. Modalnya Dharma yakni pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Dharma mendeklarasikan bakal maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2024 lewat jalur independen atau nonpartai.

BERITA TERKAIT :
Arus Balik, Pemudik: Saatnya Cari Duit Lagi Ke Jakarta 
Erwin Aksa OTW Pilkada Jakarta, Ponakan JK Mau Rebut Kursi Gubernur

"Hari ini saya deklarasi maju di Pilgub DKI Jakarta dari jalur independen," ujarnya di Gedung Joang '45, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (3/2/2024).

Dalam janjinya, dia bakal mengusung isu kesehatan untuk bersaing dalam Pilkada DKI. "Visi saya cuma satu, selamatkan jiwa keluarga kita semua. Ini bukan tentang saya, tapi kita dan keluarga," tuturnya.

Dharma juga menyinggung soal pemindahan ibu kota negara ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan.

Baca Edisi Cetak Radar Nonstop. Setiap Hari Senin Sampai Dengan Jumat

Ia juga berjanji bakal mencabut atau meniadakan mandatori yang selama ini dilaksanakan kepada masyarakat DKI.

“Kelima, memperbaiki sistem pendidikan, khususnya mengenai akhlak sehingga sebelum tamat mereka menjadi murid yang beradab,” tuturnya.

Dikutip dari laman BSSN, Dharma Pongrekun lulusan terbaik Akademi Polisi (Akpol) tahun 1988 sehingga menyabet gelar Adhi Makayasa.

Dharma merupakan sosok yang ahli dalam bidang reserse. Sejumlah jabatan strategis pun pernah dirinya emban seperti Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya, Kabagkerma Robinops Bareskrim Polri. Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, hingga Karorenmin Bareskrim Polri.

Kemudian, pada 17 Juli 2019, dirinya juga sempat menjadi Wakil Kepala BSSN mendampingi Letjen TNI (Purn) Hinsa Saburian yang menjadi pemimpin BSSN.

Dharma mengisi kekosongan jabatan Wakil Kepala BSSN sejak lembaga tersebut pertama kali dibentuk pada 2017 lalu.

Tak sampai di situ, dia juga sempat mencalonkan diri sebagai calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama dengan Firli Bahuri pada tahun 2019. Namun, dia tidak terpilih.

Nama Dharma sempat viral di awal munculnya pandemi Covid-19 di Indonesia.

Saat itu, ketika menjabat sebagai Wakil Kepala BSSN, dia pernah mengunggah sebuah video yang menyatakan bahwa kemunculan pandemi Covid-19 lantaran agenda perbuatan jahat global yang dilakukan secara sistematis dan masif.