Minggu,  14 July 2024

Bawaslu Kerja Sampai Subuh Tapi Gaji Minimalis, 30 Orang Meninggal 

RN/NS
Bawaslu Kerja Sampai Subuh Tapi Gaji Minimalis, 30 Orang Meninggal 
Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja.

RN - Puluhan petugas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meninggal. Para petugas itu kelelahan. 

Hingga saat ini, total ada sebanyak 30 orang petugas pengawas Pemilu 2024 yang meninggal.

Data tersebut merupakan data termutakhir yang diterima pada Senin (26/2/2024). Diketahui, hari ini merupakan hari terakhir tugas pengawas di tingkat TPS.

BERITA TERKAIT :
Kader Dasawisma KDW Disanksi, Bawaslu Ngaku Tidak Tahu
Wow, Bikin Konten Hoax Kini Jadi Ladang Bisnis Menggiurkan

"Sampai pekan ini ada penambahan sekitar 2 atau 3. Berarti sekitar 30 orang (petugas yang meninggal)," kata Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja di kantor DKPP, Jakarta, Senin (26/2/2024).

Bagja menyebut petugas Pemilu yang wafat itu terdiri dari Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS), Panitia Kelurahan/Desa (PKD), dan pengawas kecamatan (Panwascam). Dia mengatakan mereka meninggal dunia diduga akibat faktor kelelahan.

Bagja mengatakan hal tersebut pun menjadi atensi untuk evaluasi dalam Pemilu selanjutnya. Bagja mengatakan untuk penyaluran santunan sedang dalam tahap pemberian.

"Nanti evaluasinya kan kita selesaikan dulu PSU-nya (pemungutan suara ulang), rekapitulasinya, gitu," pungkasnya.