Sabtu,  22 June 2024

Tambun Bekasi Kusut, Pleno KPU Jawa Barat Mandek, Dampak Bawaslu Memble 

RN/NS
Tambun Bekasi Kusut, Pleno KPU Jawa Barat Mandek, Dampak Bawaslu Memble 
Rapat pleno KPU Jawa Barat.

RN - KPU Jawa Barat menyebut mmundurnya hasil pleno rekapitulasi perhitungan suara mandek. Molornya penetapan disebabkan karena di Tambun, Kabupaten Bekasi, bermasalah.

Diberitakan sebelumnya, diduga kisruh di Tambun lantaran adanya dugaan pengelembungan suara caleg. Tragisnya, Bawaslu setempat yang sudah menerima laporan tidak bergerak. 

Ketua KPU Jawa Barat Ummi Wahyuni mencabut skorsing sekitar pukul 16.00 WIB dan menjelaskan pada para hadirin bahwa Kabupaten Bekasi masih menyisakan satu kecamatan yakni Tambun Selatan yang masih dalam proses rekapitulasi suara.

BERITA TERKAIT :
Kader Dasawisma KDW Disanksi, Bawaslu Ngaku Tidak Tahu
Wow, Bikin Konten Hoax Kini Jadi Ladang Bisnis Menggiurkan

"Kami izin pada para saksi, hari ini kawan-kawan Kabupaten Bekasi kondisinya memang ada satu kecamatan yang jumlah TPS nya paling besar seluruh Indonesia. Jadi masih tersisa satu kecamatan," kata Ummi di Gedung KPU Jabar, Bandung, Minggu (17/3).

Kondisinya, kata Ummi, pihak KPU Jabar telah melakukan monitoring langsung ke lapangan untuk memastikan proses berjalan dengan semestinya dan sesuai regulasi yang ada.

"Kami langsung lakukan monitoring langsung, memang sudah menggunakan tujuh panel dengan dua shift. Dan alhamdulillah empat tingkatan sudah selesai. Jadi mohon izin sambil mensimultan agar dibacakan langsung dengan untuk empat tingkatan dibaca terlebih dahulu karena posisinya di Tambun Selatan masih berlangsung dan kurang beberapa TPS, insya Allah malam ini rampung," ucap Ummi.

Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Jabar Adie Saputro menerangkan bahwa empat tingkatan yang telah rampung oleh Kabupaten Bekasi adalah perhitungan Pemilihan Presiden, Pileg DPR RI, Pileg DPRD Jabar dan DPD RI.

"Yang tersisa (belum diselesaikan) adalah perhitungan tingkat kabupatennya yakni DPRD kabupaten. Sementara tingkat provinsi ke atas sudah rampung," ucapnya.

Saat berita ini ditulis, pleno KPU Jabar tengah membahas mengenai hasil rekapitulasi suara dari Kabupaten Bekasi, dan kini tengah diskors untuk nantinya dilanjutkan dengan mendengar pandangan para saksi, dan rekomendasi Bawaslu.

Pleno di tingkat provinsi Jawa Barat ini sendiri dijadwalkan berlangsung pada tanggal 6-10 Maret 2024. Namun karena adanya proses rekapitulasi di tingkat kota dan kabupaten yang belum rampung proses ini di Jawa Barat masih berlangsung sampai saat ini.

Meski demikian, KPU Jawa Barat mengindikasikan bahwa rapat pleno hasil Pemilu 2024 akan dilangsungkan pada hari Minggu malam ini.