Kamis,  18 July 2024

Prabowo Datangi Cak Imin, Gus Ipul Berani Goyang Kursi PKB? 

RN/NS
Prabowo Datangi Cak Imin, Gus Ipul Berani Goyang Kursi PKB? 
Cak Imin dan Gus Ipul.

RN - Cak Imin memang politisi ulung. Ketua Umum PKB ini berhasil menggandeng Prabowo Subianto. 

Usai penetapan, Presiden terpilih periode 2024-2029 itu sowan ke kantor DPP PKB, Menteng, Jakpus, Rabu (24/4). Kedatangan Prabowo langsung disambut oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Terlihat kompak, Prabowo dan Cak Imin menggunakan kemeja putih. Prabowo dan Cak Imin terlihat bersalaman sambil tertawa.

BERITA TERKAIT :
Cak Imin Memang Licin, Mampu Dongkrak Suara PKB Dengan Biaya Murah 
Sohibul Iman Harga Mati, Siap-Siap PKS Gak Dapat Koalisi Di Pilkada DKI

Mereka juga saling berpelukan. Setelah bersalaman, keduanya langsung masuk ke dalam kantor DPP PKB. Prabowo juga sudah disiapkan karpet merah.

Kehadiran Prabowo adalah sinyal kalau PKB akan bergabung ke pemerintah. Prabowo datang ke kantor DPP PKB didampingi oleh jajaran partai Gerindra, mulai Sekjen Ahmad Muzani hingga Ketua Harian Partai Sufmi Dasco Ahmad.

Sementara itu, dalam menyambut, Cak Imin didampingi sejumlah pengurus partai, yakni Ketua DPP PKB Bidang Penguatan Eksekutif dan Legislatif Abdul Halim Iskandar, Wakil Ketua Umum Jazilul Fawaid dan Hanif Dakiri, Sekjen Hasanuddin Wahid, Bendahara Umum Bambang Susanto serta Ketua DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal.

Diketahui, kursi Cak Imin lagi digoyang Sekjen PBNU Saifullah Yusuf. Pria yang biasa disapa Gus Ipul sudah teriak-teriak adanya penyegaran di PKB.

"Kemarin saya ditanya wartawan, apakah memang ada upaya-upaya dibantu oleh untuk itu (regenerasi PKB) saya bilang tidak ada, itu biasa saja. Kalau memang ada isu pergantian itu biasa saja, dan itu tidak istimewa. Ketua Umum NU berulang kali sudah ganti, itu biasa saja. Dan PKB juga didirikan oleh NU," kata Gus Ipul di kantor PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2024).

Cak Imin sudah membalas manuver Gus Ipul. Kata cawapres nomor urut 1 ini kalau pergantian ada mekanismenya. "Gak usah didengerin, dia kan pengangguran," sentil Cak Imin.