RADAR NONSTOP- Lambannya solusi yang diberikan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tangsel dalam mengurai persoalan layanan administrasi kependudukan dicibir beragam kalangan masyarakat.
Politisi Partai Demokrat Julham Firdaus ikut berkomentar atas persoalan tersebut. Menurutnya, dibiarkannya masalah ini berlarut-larut, seakan membuat Disdukcapil 'Mandul' dalam memberi solusi dan inovasi.
"Disdukcapil ini seperti mandul inovasi gagasan ide, programnya hanya sebatas laporan, sebatas mengikuti program pusat harusnya mereka berinisiatif memiliki ide dan gagasan untuk mempercepat pelayanan agar mereka juga bekerja dengan efisien dan efektif waktunya," kata Julham melalui pesan WhatsApp, Rabu (27/2).
BERITA TERKAIT :DPRD Tangsel Tancap Gas, Kebut 12 Raperda Di 2025
Meski Diguyur Hujan, Dukcapil Penjaringan Tetap Gelar Pelayanan di Pos RW 17
Terpisah, Ketua Komisi I DPRD Tangsel Aldi Zuhri ketika dikonfirmasi mengatakan, Disdukcapil Tangsel sendiri sudah memberikan laporan terkait persoalan ini kepada Komisi I, masalah kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi faktor utama.
"Ya kalo engga ada ruangan bikin dijalan juga bisa yang penting ada SDM -nya, manusianya yang menggunakan mesin itu," Kata Zuhri.
"Ya kalo saat ini memang komentar saya ga bisa ngasih solusi karena bentar lagi bulan Maret, sekarang tanggal 26 Febuari bentar lagi bulan maret, seluruh kegiatan pembuatan identitas sementara di stop sampai usai pemilu," tambahnya.