Sabtu,  16 January 2021

Nah Lho... Fahira Idris Soal Corona Dan Panggilan Mabes Polri?

NS/RN/NET
Nah Lho... Fahira Idris Soal Corona Dan Panggilan Mabes Polri?
Fahira Idris

RADAR NONSTOP - Gara-gara cuit soal virus Corona, anggota DPD RI Fahira Idris berurusan dengan polisi. Senator asal Jakarta ini dipanggil oleh Bareksrim pada Kamis (5/2). 

Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal mengatakan kasus ini ditangani oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

"Dipanggil di Siber Bareskrim hari Kamis pukul 10.00 WIB," ucap Iqbal.

BERITA TERKAIT :
Datangi Tempat Evakuasi Sriwijaya Air, Wagub Minta Warga Tak Termakan Hoax
Mobil Wakil Ketua DPD RI Ditabrak Truk Lalu Keseret 500 Meter 

Diketahui, Ketua UmumCyber IndonesiaMuannasAlaidid menuding Fahira telah menyebarkan berita bohong atau hoax terkait cuitannya itu.

Terkait pelaporan tersebut, Fahira Idris mempertanyakan letak 'hoax' cuitannya itu kepada pelapor. Sebab, Fahira sendiri menyatakan hanya meneruskan berita soal pasien pengawasan Corona.

"Letak hoax-nya di mana? Saya tidak menambahkan atau mengurangi informasi dari tribunnews.com. Yang dimaksud 'dalam pengawasan' tidak lain adalah 'suspect' dan tidak berarti 'positif terinfeksi virus corona COVID-19'. Dan faktanya jika merujuk ke informasi yang disampaikan tribunnews.com memang terdapat 136 pasien dalam pengawasan corona yang sekali lagi adalah suspect," kata Fahira Idris dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/3/2020).

Fahira mengatakan bahwa cuitannya itu digoreng oleh pihak tertentu. Namun, dia siap menghadapi laporan tersebut. Dia juga berniat melaporkan pihak-pihak yang menuduhnya itu.

"Tidak ada satupun kalimat baik oleh tribunnews ataupun saya yang mengatakan bahwa sudah ada pasien positif Corona di Indonesia. Tetapi oleh mereka digoreng bahwa saya menginformasikan bahwa sudah ada kasus corona di Indonesia, dan sekarang mau dilaporkan polisi. Kan aneh. Ya silakan saya, saya akan hadapi. Saya juga berencana melaporkan balik pihak-pihak yang menuduh saya telah membuat dan menyebar hoax," jelas Fahira Idris.

Menurut Fahira, jika memang berita yang disampaikan media daring tersebut hoax, mengapa hanya dirinya yang dilaporkan, tetapi media daring yang bersangkutan tidak dilaporkan ke polisi.

"Anehnya, kalau mereka yakin informasi itu hoax, kenapa yang dijadikan objek pelaporan cuma saya, bukan media yang bersangkutan," ungkap Fahira.

Fahira Idris dilaporkan oleh Muannas Alaidid ke Polda Metro Jaya pada Minggu (1/3) lalu. Muannas melaporkan Fahira soal cuitan tersebut karena dianggap telah menimbulkan kegaduhan.