Sabtu,  17 April 2021

Pemkot Bekasi Terima Hasil Pelatihan Refocusing BBPLK Sebanyak 10 Wastafel

YUD
Pemkot Bekasi Terima Hasil Pelatihan Refocusing BBPLK Sebanyak 10 Wastafel

RADAR NONSTOP - Sebanyak 10 Unit wastafel yang diberikan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia melalui Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Kota Bekasi akan disebar ke beberapa titik di Kota Bekasi.

Hadir dalam acara tersebut, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Direktur Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK), Direktur Instruktur dan Pelatihan Fauziah, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi Ika, Kamis (11/6/2020).

Wastafel yang dibuat oleh Karya mahasiswa berteknologi elektronika dengan sistem listrik menggunakan Panel Surya tentu sangat mengefisienkan penggunaan listrik dan juga menggunakan sistem komputer dengan sensor otomatis akan sangat mudah cara penggunaannya.

BERITA TERKAIT :
Ketua PSTI Sebut Sepak Takraw di Kota Bekasi Minim Fasilitas dan Bibit Atlet
Hasil Survei, Tri Adhianto Tjahyono Unggul jadi Calon Wali Kota Bekasi di Pilkada Bekasi 2024

Direktur Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja memberikan wastafel 10 unit dan roti manis sebanyak 500 pcs bertujuan mengurangi penyebaran Covid-19.

“Dengan ini kita dapat beraktivitas kembali seperti sediakala akan tetapi selalu memakai protokol kesehatan yang dibuat Pemerintah. Dimulai dengan mencuci tangan sampai menggunakan masker dan berjaga-jarak,” ujar Direktur Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK).

Pemkot Bekasi melalui Wakil Wali Kota Bekasi tentunya memberikan penghormatan luar biasa terkait pendistribusian wastafel yang sangat berguna ini untuk masyarakat Kota Bekasi.

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengucapkan terima kasih kepada Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) yang antusias terhadap warga Kota Bekasi dan tentu selalu mengharapkan ada pelatihan-pelatihan khusus bagi warga masyarakat Kota Bekasi.

“Wastafel yang sangat praktis dan berguna sekali untuk warga Kota Bekasi dengan cukup mendekatkan tangan ke sensor sudah bisa keluar airnya dan sabunnya, hal yang sangat patut diapresiasi untuk para mahasiswa yang sudah membuatnya,” ujar Mas Tri - sapaan akrabnya.