Rabu,  04 August 2021

Banjir Bekasi Lebih Parah Tapi Buzzer Senengnya Bully Jakarta 

NS/RN/YDH
Banjir Bekasi Lebih Parah Tapi Buzzer Senengnya Bully Jakarta 
Banjir di Bekasi, Jawa Barat.

RN - Banjir pada Sabtu (20/2) bukan hanya terjadi di Jakarta. Tapi, Bekasi dan Tangerang juga kelelep air bah akibat hujan deras yang terjadi. 

Jika dibandingkan, banjir di Bekasi bisa dikatakan lebih parah ketimbang Jakarta. Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menyebut ada sekitar 22 titik dan 11 kecamatan terdampak banjir.

Laporan banjir itu dilaporkan oleh BPBD Kota Bekasi pada Sabtu (20/2/2021) per pukul 06.00 WIB. Dari total 76 titik sempat tergenang akibat hujan deras, kini hanya 20 titik yang tersisa.

BERITA TERKAIT :
Patut Ditiru, Wapres Ogah Pakai Jasa Buzzer Agar Negara Sejuk
Dihina Komisaris BUMN, Anies Baswedan Tetap Slow Aja Tuh

"Hingga laporan ini dibuat genangan yang terjadi di beberapa titik di Wilayah Kota Bekasi masih tergenang banjir. Jumlah total 76 titik, 56 lokasi surut dan 20 lokasi masih tergenang banjir," kata Kepala Seksi Kedaruratan dan logistik Selaku Manager Pusdalops BPBD Kota Bekasi, Wiratama Puspita, dalam keterangan tertulisnya.

Selain genangan, longsor juga terjadi di 5 titik di Kota Bekasi. Longsor itu kini masih dalam penanganan dinas terkait. "Kejadian Longsor di Wilayah Kota Bekasi Masih dalam penanganan Dinas terkait," ujarnya.

Banjir di Kota Bekasi berdampak di 11 kecamatan. Data sementara warga yang terdampak yakni 1.459 KK atau 5.836 jiwa.

"11 kecamatan terdampak dari total 12 kecamatan di Kota Bekasi, atau 33 kelurahan dengan 1.459 KK atau 5.836 jiwa," tuturnya.

Sementara total data pengungsi sebanyak 230 jiwa. Pengungsi itu dibagi menjadi dua lokasi, yakni di Gudang BNPB Kelurahan Jati rasa Kecamatan Jati Asih sebanyak 151 jiwa dan Mushola Jama'atul Khoir sebanyak 79 jiwa.

Seperti diberitakan, dari hasil penelusuran Aktivis Muda Jakarta (AMJ), ada sekitar 387 foto dan video hoax yang berseliweran di media sosial (medsos) dan group WhatsApp (WA) pada Sabtu (20/2). 

Bahkan ada video kejadian orang terseret arus banjir di Jawa Barat beredar. Dari hasil analisis AMJ, beberapa akun anonim mendadak muncul dan meramaikan tagar banjir Jakarta. 

Koordinator AMJ Dwi Yudha Saputra menyatakan, akun-akun buzzer itu seperti dikendalikan untuk membully Anies Baswedan. "387 foto dan video itu hoax. Jelas itu bukan banjir di Jakarta tapi dilempar untuk meramaikan suasana dan memancing emosi korban banjir," terangnya.