Jumat,  30 July 2021

Warga Positif Corona B117, Orang Bogor Jangan Ke Jakarta Dulu Deh..

NS/RN/NET
Warga Positif Corona B117, Orang Bogor Jangan Ke Jakarta Dulu Deh..
Ilustrasi

RN - Virus baru Corona B117 sudah masuk Bogor. Pasien tersebut diketahui tinggal di Bogor dan baru pulang bekerja dari Afrika.

"Jadi kalau dari informasi sementara, ada satu warga Bogor yang bekerja di luar negeri (Afrika) kembali ke Indonesia pada 1 Februari," jelas Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim saat dikonfirmasi detikcom Selasa (16/3/2021).

Menurutnya, kasus Corona yang mulanya datang ke Indonesia per 1 Februari baru berhasil diidentifikasi varian Corona B117 per Senin malam (15/3/2021). Kasus Corona B117 tersebut sempat menjalani karantina usai diketahui positif COVID-19 saat tiba di Indonesia dan langsung diisolasi di sebuah hotel Jakarta hingga 12 hari.

BERITA TERKAIT :
Sinyal Akan Adanya Lonjakan Kasus Baru, Kapan Sih Corona Selesai  
Corona DKI Turun Tapi Belum Aman, Makanya Vaksin Dan Jaga Prokes Bro...

Dedie mengklaim, kasus Corona B117 ini tidak mengeluhkan gejala COVID-19 apapun baik dari awal kedatangan hingga masa isolasi.

"Kemudian yang bersangkutan karena sudah negatif, kembali ke Bogor, ketemu dengan keluarganya. Waktu pulang dari luar negeri tidak mengeluhkan gejala, (saat isolasi) tidak juga," ungkapnya.

Lebih lanjut, Dedie menyebut kasus Corona B117 tersebut sudah kembali ke Afrika. Namun, tracing tetap berjalan untuk melihat kemungkinan penyebaran kasus Corona B117 di Bogor.

"Yang kita lakukan adalah tracing kepada keluarganya hari ini, kita melakukan tracing meskipun yang bersangkutan sudah kembali ke luar negeri, yang kita tracing ada 16 orang dan kita lakukan swab test," lanjut Dedie sembari menekankan hasil tracing belum keluar.

Dedie menjelaskan, proses whole genome sequencing memakan waktu lama. Hal itu yang menyebabkan kasus Corona B117 baru bisa diidentifikasi atau ditemukan.

"Pada saat yang bersangkutan kembali ke luar negeri, genomic sequencing kan dilakukan secara random, genomic sequencing itu kan lama waktunya ya," kata Dedie.

"Kita baru mendapatkan informasi bahwa yang bersangkutan itu virusnya COVID-19 B117 kemarin," pungkasnya.