Minggu,  24 October 2021

Anies Baswedan Berikan Apresiasi Warga Yang Gugat Pemprov DKI Soal Udara Bersih

RN/HW
Anies Baswedan Berikan Apresiasi Warga Yang Gugat Pemprov DKI Soal Udara Bersih
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan

RN - Udara bersih adalah hak asasi manusia yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar 1945. Maka dari itu, setiap daerah patut mengupayakan dan bekerja keras untuk melaksanakan UUD 45 tersebut.

Menyoroti persoalan itu, sejumlah daerah mendapat gugatan termasuk Pemprov DKI Jakarta perihal udara bersih.

Menyikapi gugatan warga terhadap sejumlah daerah. Salah satunya DKI Jakarta. Gubernur DKI Anies Baswedan mengapresiasinya.

BERITA TERKAIT :
Anies Harapkan KAHMI Jaya Jaga Persatuan Dan Kesetaraan Di Jakarta
Anies Terbitkan Keputusan Masyarakat Boleh Gelar Resepsi Pernikahan, Ini Syaratnya

"Kami di Pemprov DKI mengapresiasi gugatan terkait kualitas udara yang diajukan oleh 32 warga DKI, warga Jawa Barat, dan Banten pada tahun 2019 lalu," ucap Anies melalui laman facebook dikutip redaksi, Sabtu(18/09/2021).

Diungkapkan Anies, pada hari Kamis 16 September 2021 majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta pusat telah memutuskan mengabulkan sebagian gugatan para tergugat. Ada 7 pejabat tingkat nasional dan daerah yang menjadi pihak tergugat termasuk Gubernur DKI Jakarta. 

"Amar putusan ini sesuai dengan visi dan misi pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk menyediakan udara bersih yang merupakan hak dasar bagi siapapun, karena itu Pemprov DKI Jakarta menerima putusan pengadilan dan tidak mengajukan banding dalam rangka mempercepat pelaksanaan putusan tersebut,"ungkapnya.

Anies menjelaskan, bahkan sebelum sidang gugatan dimulai, Pemprov DKI sebenarnya telah mengeluarkan Instruksi Gubernur No. 66/2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara. 

"Kita telah memulai 7 Insiatif untuk udara bersih untuk menyelesaikan masalah pencemaran udara di DKI Jakarta. Ini adalah kerja besar tapi ini juga adalah kerja bersama dan kita semua tahu bahwa polusi udara dan perubahan iklim adalah masalah global yang sangat mendesak untuk diselesaikan," bebernya.

Anies juga menegaskan, Jakarta tidak akan berpangku tangan. Dia memilih untuk berada di barisan depan bersama dengan kota-kota besar dunia lainnya di dalam melawan perubahan iklim. 

"Dan kepada warga Jakarta mari ikut ambil peran dengan lebih banyak pakai transportasi publik, gunakan kendaraan kendaraan yang rendah emisi bahkan kalau bisa bebas emisi, seperti sepeda, kemudian hindari bakar sampah di tempat terbuka, pastikan kendaraan kita terawat dan telah diuji emisi," tandasnya.
 
"Mari kurangi jejak emisi karbon dari diri kita sendiri, ini adalah ikhtiar sama-sama, pemerintahan bertanggung jawab dan saya mengajak seluruh warga Jakarta mari kita semua ambil tanggung jawab. Ikhtiar ini bukan semata-mata untuk udara yang kita hirup hari ini, tapi juga untuk lingkungan hidup yang lebih baik untuk bagi anak-anak kita dan generasi anak-anak dari anak kita," sambungnya.