Selasa,  30 November 2021

Goweser Dijambret, Gerindra DKI Desak Pemprov Perbanyak CCTV di Jalur Rawan

SN/HW
Goweser Dijambret, Gerindra DKI Desak Pemprov Perbanyak CCTV di Jalur Rawan

RN - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra Wahyu Dewanto meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperbanyak pemasangan Closed Circuit Television (CCTV) guna memastikan keamanan aktivitas warga Jakarta.

Hal ini diungkapkan Wahyu menyusul beredarnya video penjambretan yang kembali menimpa goweser Jakarta diduga terjadi pada Kamis (21/10) pagi.

"Untuk pemerintah, kepolisian agar diusut tuntas mencari pelakunya. Pemda juga agar diperbanyak lagi titik - titik CCTV nya jadi supaya orang beraktivitas dengan aman, jangan sampai ada celah celah pelaku kriminalitas," ujar Wahyu kepada wartawan di Jakarta, Kamis (21/10/2021).

BERITA TERKAIT :
APBD DKI Rp82,47 Triliun, Pinjaman Jakpro Masuk 'Tong Sampah' 
Soal Duit Hibah BPI Rp 900 Juta, Putri Bos PAN (Zita) Ngaku Sudah Mundur  

Legislator yang hobi gowes ini pun mengecam dan mengutuk tindakan kriminal yang dilakukan penjambret kepada pengguna jalan di Ibu Kota. 

Di sisi lain, ia pun mengapresiasi pesepeda yang menggunakan kamera sehingga segala aktivitas di jalan dapat terekam untuk bahan dokumentasi.

"Menegecam keras kejahatan jambret dan rampok seperti itu. Sudah bagus sekarang prosedurnya naik sepeda ada yang pakai kamera seperti ini kan alhamdulillah bisa ketangkap dengan video kamera, jadi harusnya menjadi prosedur standar kalau memang teman-teman ada yang punya kamera," ungkapnya.

Wahyu berpesan agar pesepeda lebih hati-hati. Menurutnya, aturan bersepeda boleh berkelompok juga agar tetap mematuhi protokol kesehatan. "Kalau boleh berkelompok pun, jangan banyak-banyak," tandasnya.

Diketahui, telah terjadi penjambretan dilakukan dua orang menggunakan sepeda motor terhadap salah satu penggu bike to sport diduga terjadi di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. Video tersebut kemudian dipublish pada akun instagram @jktinfo.