Selasa,  30 November 2021

Melani Leimena: Para Pelaku UMKM Manfaatkan Teknologi di Era Digitalisasi

ERY
Melani Leimena: Para Pelaku UMKM Manfaatkan Teknologi di Era Digitalisasi
Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Melani Leimena Suharli (ketiga dari kanan) - Ist

RN – Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Melani Leimena Suharli, menyoroti perkembangan era digitalisasi yang semakin pesat di tahun 2021 ini.

Wakil Ketua MPR RI Periode 2014 - 2019 ini mengatakan, kalau para pelaku UMKM bisa memanfaatkan perkembangan teknologi di era digitalisasi ini, untuk mengembangkan usahanya.

Anggota Komisi VI DPR ini mengungkapkan, Indonesia tak boleh ketinggalan jauh dengan negara tetangga seperti China.

BERITA TERKAIT :
Sepakat..! APBD DKI Sebesar Rp 82,47 Triliun
Fraksi Gerindra DPR-RI Perjuangkan Dana Kelurahan, Bang KS: Alhamdulillah Sudah Diakomodir

"Di era digitalisasi saat ini, Indonesia harus mampu bergerak cepat di era 4.0. Karena di China sendiri sudah 5.0," kata Melani di acara Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, di kawasan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (23/11).

Untuk memajukan perekonomian di Indonesia di Era 4.0 sekarang ini, menurut Melani, bisa dilakukan melalui Sosialisasi 4 Pilar MPR RI.

"Karena kita bisa berbicara bagaimana nantinya ekonomi bakal bergerak cepat melalui era digital. Dengan Sosialiasi 4 Pilar MPR ini, kita bisa membagikan bagaimana cara membuat ekonomi yang kreatif, inovatif hingga layak bersaing di pasar bebas," tegas Melani.

"Kita berharap juga untuk para pegiat UMKM jangan sampai gaptek (gagap teknologi). Kita harus mampu memanfaatkan kecanggihan di era digital ini untuk membangun pertumbuhan ekonomi," sambungnya.

Melani merasa yakin para pelaku UMKM di Indonesia mampu bersaing dengan produk luar negeri. Seperti BTS Meals ketika masuk ke Indonesia.

"Seperti, ketika ingin dipasarkan secara online, para UMKM harus mampu membuat menarik barang yang dijualnya. Misal kalau makanan, itu harus difikirkan mulai dari kemasan, rasa, kualitas hingga harga," ungkap Melani.

"Kita harus mampu, seperti ketika BTS Meals masuk ke Indonesia. Semua orang tertarik bahkan sampai ada yg rela mengantri berjam-jam. Kita harus mampu seperti itu, harus kreatif dan inovatif," lanjutnya.

Kedepannya juga, Melani berharap kepada pemerintah agar tak berhenti memberikan bantuan modal usaha untuk para pelaku UMKM.

"Kita juga harus mampu keluar, jangan sampai kita ini hanya dijadikan pasar oleh pihak luar. Dan saya harapkan juga, bantuan untuk para pelaku UMKM harus tetap dilakukan pemerintah. Karena banyak pelaku UMKM yang belum bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah," tutup Melani.