Selasa,  29 November 2022

Banyak Negara Nekat Mau Adopsi Bitcoin dan Kripto, Bagaimana Indonesia? 

Tori
 Banyak Negara Nekat Mau Adopsi Bitcoin dan Kripto, Bagaimana Indonesia? 
CEO Indodax, Oscar Darmawan

RN - Tren investasi kripto di Indonesia sedang tumbuh sangat pesat. Berdasarkan data terakhir dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan, jumlah investor aset kripto di Indonesia pada Februari 2022 mencapai 12,4 juta investor kripto. 

Minat masyarakat akan terus tumbuh mengingat masih tingginya sentimen positif dari pemerintah dunia dan juga Indonesia. 

Sebagai pedagang aset kripto, CEO Indodax Oscar Darmawan berpendapat bahwa kenaikan investor aset kripto ini akan terus berlanjut. Ini merupakan dampak bahwa teknologi blockchain seperti kripto, DeFi dan NFT semakin dibutuhkan. 

BERITA TERKAIT :
Korut Bertahan Pakai Bureau 121, RI Harus Super Waspaa
Jabat Tangan Joe Biden Dan Xi Jinping Di Bali, Kini AS Melunak Ke China?

“Bukan tidak mungkin, kenaikan investor juga akan terus naik kembali di tahun ini. Terlebih pemerintah juga sudah sangat terbuka dengan adopsi kripto sebagai suatu komoditas digital yang sangat dipertimbangkan," kata Oscar.

Berdasarkan data dari Chain Analysis, Indonesia menempati posisi ke lima di kawasan Asia Tenggara setelah Vietnam, Thailand, Filipina, dan Malaysia dan menempati posisi ke 25 dunia terkait adopsi kripto di tahun 2021. 

Oscar melanjutkan, data itu membuktikan bahwa Indonesia sudah menempatkan kripto sebagai komoditas yang kian mainstream. Adopsinya bahkan mengalahkan negara Singapura yang berada di urutan ke delapan di kawasan Asia Tenggara. 

Tidak hanya keterbukaan ekosistem di dalam negeri, menurut Oscar, sentimen positif dunia pun sedikit banyak berpengaruh terhadap tren investasi kripto. Misalnya, seperti beberapa negara yang melonggarkan kebijakan penggunaan kripto. 

“Regulasi berbagai negara belakangan ini membuat sentimen kripto bergeser ke arah yang positif," beber Oscar. 

Oscar memaparkan, ibu kota Brazil, Rio de Janeiro yang akan mengizinkan warganya untuk membayar pajak memakai kripto. Selain itu juga ada rencana Rio de Janeiro mengizinkan pembayaran lainnya dengan menggunakan kripto.
 
Kemudian, Wakil Perdana Menteri Vietnam sedang menginstruksikan penciptaan RUU terkait kripto. 

Pemerintah Inggris pun berencana untuk merilis aturan baru yang berfokus pada stablecoin karena pertumbuhannya yang masif beberapa waktu terakhir. 

Pemberitaan mengenai Perdana Menteri Rusia yang sedang berupaya untuk melegalkan kripto pascahancurnya nilai mata uang akibat sanksi dari negara Barat karena perang Ukraina-Rusia. 

Negara bagian Colorado dan Florida yang segera terima kripto untuk pembayaran pajak dan modernisasi aturan seputar aset digital oleh Presiden Amerika Serikat, Joe Biden pun turut memberikan angin segar pada pasar beberapa hari terakhir.

“Bukan hanya itu, institusi investor Terraform Labs pun dilaporkan baru saja membeli Bitcoin dengan jumlah yang fantastis. Apa yang dilakukan oleh Terraform Labs cukup menaikkan harga kripto dan memberikan katalis positif untuk para investor,” tambah Oscar.

Dengan tren regulasi yang terjadi di beberapa negara di atas, membuktikan bahwa negara di dunia semakin banyak yang berlomba-lomba untuk adopsi kripto.

“Bahkan saya prediksikan di tahun 2022 akan ada banyak negara yang menyusul El Salvador untuk mengadopsi Bitcoin dan kripto lainnya sebagai alat pembayaran dan cadangan devisa negara,” tutup Oscar.

Baru baru ini, kripto memasuki reli pasar yang hijau selama beberapa hari. Setelah sebelumnya kripto berada di zona merah, pasar kripto pun menunjukkan tajinya di beberapa hari terakhir yang dimulai dari kenaikan harga Bitcoin.

“Beberapa hari terakhir para investor kripto terutama yang investasi di Bitcoin saya pikir sedang cukup sumringah ya melihat harga Bitcoin yang reli hijau selama beberapa hari," beber Oscar.

"Biasanya jika harga Bitcoin sedang hijau, maka mayoritas harga aset kripto lainnya pun akan turut hijau. Demikian pula sebaliknya,” imbuhnya. 

Sebagai tambahan informasi, Indodax adalah perusahaan jual beli aset kripto terbesar dan terpercaya di Indonesia yang memperdagangkan lebih dari 200 aset kripto dan melayani lebih dari 5.2 juta member dan member pun bisa bertransaksi mulai dari harga Rp10 ribu. Indodax memiliki counter offline yang bisa dipakai oleh para member untuk berkonsultasi yang berada di pusat perkantoran Sudirman, Jakarta Selatan dan Sunset Road di Bali.