RADAR NONSTOP - Fakta mengejutkan terungkap dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK Bupati Cianjur. Suap buat Irvan Rivano Muchtar Rp 1,5 miliar yang kini disita KPK diduga hasil patungan Kepala Sekolah (Kepsek) se-Cianjur.
"KPK menduga uang tersebut dikumpulkan dari kepala sekolah untuk kemudian disetor ke bupati," ujar Wakil Ketua KPK Laode M Syarif kepada wartawan, Rabu (12/12/2018).
Duit yang disita KPK dari OTT itu sebesar Rp 1,5 miliar. Selain Irvan, KPK menyebut ada 5 orang lain yang ditangkap.
BERITA TERKAIT :Istri Dan Anak Zarof Ricar Bakal Dicecar Kejagung, Asal Usul Hartanya Dikorek?
Duit Bisa Atur Hakim Di Pengadilan, Kisah Baku Atur Ibu Kandung Ronald Tannur
"Ada kepala daerah, kepala dinas dan kepala bidang dari unsur MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) dan pihak lain," ungkap Syarif.
Saat ini Irvan sudah berada di KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif. Lima orang lainnya juga tengah diperiksa.
"KUHAP memberikan waktu pada KPK selama maksimal 24 jam untuk menentukan status hukum perkara dan pihak-pihak yang diamankan tersebut," ucap Syarif.