Minggu,  02 October 2022

Incar Cewek Yang Tidur, Pria Cabul Marak Di KRL

RN/NS
Incar Cewek Yang Tidur, Pria Cabul Marak Di KRL

RN - Ini peringatan buat para wanita. Sebab, kawanan pria cabul ternyata marak di KRL.

Para pria cabul itu mengincar wanita yang tertidur di KRL. Video yang menunjukkan aksi seorang pria hendak berbuat pencabulan terhadap penumpang wanita yang sedang tidur di KRL viral di media sosial (medsos).

"Rata-rata pria cabul senang di gerbong penuh dan cari wanita yang tertidur," tegas Sumarta warga Bogor, Jawa Barat yang setiap hari naik KRL ke Stasiun Tanah Abang, Jakpus, Jumat (15/7) malam.

BERITA TERKAIT :
Tabrak Diri Ke KRL Tewas Di Pesing, Bunuh Diri Apa Kesambet Setan Gagu?

Sumarta mengaku, biasanya pria cabul bergaya necis layaknya karyawan kantoran. "Saya sering melihat pria cabul kalau di gerbong yang penuh," bebernya.

Manager External Relations & Corporate Image Care KAI Commuter Leza Arlan mengatakan peristiwa itu terjadi pada Kamis (14/7) kemarin. Insiden tersebut terjadi di KRL relasi Bogor-Jakarta.

"Tak lama setelah mengetahui kabar tindakan asusila tersebut, petugas KAI Commuter segera melakukan pengecekan atas kejadian itu. Tidak hanya itu, petugas pengamanan di dalam KRL maupun di area stasiun juga terus secara rutin untuk berpatroli di pengawasan areanya masing-masing," kata Leza dalam keterangan tertulis, Jumat (15/7/2022).

"Petugas pengamanan KAI Commuter juga dipastikan akan mengamankan terduga pelaku untuk dilakukan proses selanjutnya," tambahnya.

Dia menyebut, untuk mencegah tindakan pelecehan seksual, KAI Commuter juga mengajak seluruh pengguna KRL selalu waspada dan peduli atas situasi dan keadaan sekitar.

KAI Commuter, kata Leza, juga siap memberikan dukungan penuh untuk melindungi dan mendampingi korban tindak pelecehan dalam melanjutkan kejadian tersebut ke proses hukum.

Lalu, ia mengimbau para pengguna KRL segera melapor ke petugas KRL jika melihat kejadian pelecehan di KRL.

"KAI Commuter juga terus mengimbau kepada seluruh pengguna KRL segera laporkan kepada petugas di dalam KRL maupun di area stasiun jika melihat tindakan yang melanggar hukum atau norma-norma agama. Pengguna juga bisa langsung menghubungi layanan 24 jam Contact Center 021-121 untuk kami koordinasikan dengan petugas terkait di lokasi," imbuhnya.