Kamis,  18 July 2024

Tentara PNG Diduga Tembak Mati Nelayan Merauke, Legislator: Harus Diklarifikasi!

Tori
Tentara PNG Diduga Tembak Mati Nelayan Merauke, Legislator: Harus Diklarifikasi!
Anggota Komisi I DPR, Christina Aryani/Ist

RN - Peristiwa meninggalnya nakhoda kapal nelayan Calvin 02, Sugeng yang diduga ditembak tentara Papua Nugini pada Senin (22/8/2022), harus diusut. 

"Pengusutan ini penting agar pemerintah bisa mengambil langkah yang tepat dan cermat terkait upaya penyelesaiannya, terutama jaminan bagi WNI yang menjadi korban penembakan," kata anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani di Jakarta, Kamis (25/8/2022).

Dia meminta kejadian tersebut harus diklarifikasi agar terungkap apa yang sebenarnya terjadi. Christina mengatakan, dirinya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI untuk mendalami dugaan penembakan itu. 

BERITA TERKAIT :
Eka Widyani Latief: Dana Hibah Kota Bekasi Harus Transparan
Guru Kontrak Harus Permanen, DPRD Kota Bekasi: Perhatikan Tenaga Pendidik

"Kemlu sudah memanggil KUAI Kedubes PNG untuk meminta klarifikasi dan jika ternyata terjadi tindakan berlebihan maka Indonesia bisa mengambil langkah penegakan hukum yang sesuai. Kami dukung langkah responsif Kemlu untuk memastikan pelindungan WNI," ujarnya.

Christina mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang diperolehnya, peristiwa penembakan tersebut berawal dari kapal nelayan Calvin 02 memasuki wilayah perairan PNG dan melakukan penangkapan ikan.

Namun menurut dia, perlu dalami apakah langkah penembakan memang sudah sesuai dengan prosedur tetap (protap) atau sebenarnya berlebihan (excesive use of force) untuk sebuah langkah pengamanan perairan oleh pihak PNG.

Tentara Papua Nugini (PNGDF) diduga menembak kapal nelayan asal Merauke, Papua yang masuk ke perairan PNG.
 

#nelayan   #dpr   #png