Selasa,  07 February 2023

Zulhas Keseret-Seret Kasus Suap Unila, Bisa Amsiong Dong Di 2024?

RN/NS
Zulhas Keseret-Seret Kasus Suap Unila, Bisa Amsiong Dong Di 2024?
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas).

RN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mengembangkan kasus dugaan suap penerimaan mahasiswa baru di Universitas Lampung (Unila).

KPK akan meminta Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) sebagai saksi.

"Akan kami dalami lagi, apakah yang bersangkutan (Zulhas) layak betul sebagai saksi dalam konstruksi bangunan perkara," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Karyoto di Jakarta, Rabu (23/11/2022).

BERITA TERKAIT :
Lewat Aksi, KPK Didesak Tangkap Oknum Koruptor Ditubuh BUMN PT. Amarta Karya Bekasi
Pelaporan Karyoto dan Endar ke Dewas Patut Didukung, Trubus: Agar Kasus Formula E Terang Benderang & Copot Jika Menghambat!!

Adapun KPK sempat memanggil Zulhas untuk dimintai keterangan dalam kasus yang sama pada 14 Oktober 2022 lalu. Namun, ia tidak hadir dengan alasan pekerjaan.

KPK hingga kini belum memanggil ulang Zulhas. Karyoto menyebut, pihaknya masih mempertimbangkan urgensi untuk meminta keterangan dari Zulhas.

"Kami akan lihat ke dalam satgas itu bagaimana sebenarnya tentang urgensinya seseorang ini dipanggil dalam sebuha bangunan perkara," jelas Karyoto.

Seperti diketahui, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus dugaan suap oleh penyelenggara negara atau yang mewakilinya terkait penerimaan calon mahasiswa baru pada Universitas Lampung (Unila) tahun 2022. Empat tersangka tersebut, yakni Rektor Unila Karomani (KRM), Wakil Rektor I Bidang Akademik Unila Heryandi (HY), Ketua Senat Unila Muhammad Basri (MB), dan Andi Desfiandi (AD).

Sebagai tersangka penerima, yakni Karomani, Heryandi (HY), dan Muhammad Basri (MB). Sedangkan, tersangka pemberi suap ialah Andi Desfiandi (AD) selaku pihak swasta.

#Unila   #KPK   #Zulhas