Sabtu,  20 April 2024

Tersangka Sudah Dibui, Tapi Kasus Gagal Ginjal Balita Masih Ada Aja Di Jakarta 

RN/NS
Tersangka Sudah Dibui, Tapi Kasus Gagal Ginjal Balita Masih Ada Aja Di Jakarta 
Ilustrasi

RN - Ini peringatan keras buat emak-emak. Sebab, walaupun tersangka kasus gagal ginjal sudah dibui tapi kasus gagal ginjal masih muncul.

Di Jakarta ditemukan dua kasus baru gagal ginjal akut pada anak. Bareskrim Polri turun tangan dan menelusuri apa yang dikonsumsi pasien tersebut.

"Tim sedang turun untuk telusuri kembali, apa yang dikonsumsi pasien tersebut," kata Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto, Senin (6/2/2023).

BERITA TERKAIT :
Benarkah Pj Gub DKI Murka dan Bakal Rombak Eselon II dan III Termasuk 2 Walikota.?
Anies Bakal Pudar Jika Tak Maju Pilkada Jakarta, Tawaran PKS & NasDem Wajib Dipikirkan...

Saat ditanya terkait pengawasan, Pipit melempar hal ini ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dia juga meminta BPOM memberikan keterangan ke publik tentang adanya kasus baru ini.

"Silahkan ditanyakan kepada BPOM langsung ya, saya rasa BPOM perlu menjelaskan ke publik terkait bagaimana pengawasannya sehingga kasus serupa bisa lolos," ujarnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta dr Dwi Oktavia membenarkan kabar munculnya dua kasus baru gagal ginjal akut di DKI Jakarta, salah satunya meninggal dunia.

Keduanya merupakan usia balita, kasus pertama dilaporkan awal Januari 2023 dan sempat dirawat di RSCM, beberapa hari setelah dirawat anak tersebut tidak selamat, ia mengalami keluhan tidak bisa buang air kecil.

Sementara kasus kedua, masih dalam perawatan. dr Dwi menyebut pihaknya masih belum memastikan apakah kedua kasus ini berkaitan dengan dugaan keracunan obat mengandung etilen glikol dan dietilen glikol di luar ambang batas aman, meski keduanya memiliki riwayat konsumsi obat sirup.