Kamis,  29 February 2024

Hari Pangan Se-Dunia, Pemkot Bekasi Gelar Gerakan Pangan Murah

Yud
Hari Pangan Se-Dunia, Pemkot Bekasi Gelar Gerakan Pangan Murah

RN - Dalam rangka memperingati Hari Pangan se-Dunia, Pemerintah Pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara Nasional.

Di Kota Bekasi, kegiatan tersebut diberi tema 'Dalam Rangka Stabilitasi Pasokan dan Harga Pangan' tersebut berlangsung dihalaman kantor Kecamatan Rawalumbu, Jl. Raya Siliwangi, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat dan disambut dengan antusias oleh masyarakat dan di hadiri oleh Pj. Walikota Bekasi, Raden Gani Muhammad, Senin (16/10/2023).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Pemerintah Kota Bekasi, Herbert Panjaitan mengatakan kita menggelar Pasar Murah dalam rangka memperingati Hari Pangan se Dunia.

BERITA TERKAIT :
Genangan Air di Jalan Yos Yudarso Jakut Timbulkan Penumpukan Kendaraan
Dua Caleg Money Politik Di Bekasi Bakal Dipanggil Bawaslu, Kader Golkar BIsa Bikin Malu Partai

"Badan Pangan Nasional menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak, secara Nasional di Indonesia. Pemerintah Daerah Kota Bekasi memfasilitasi 

"Badan Pangan Nasional, Bulog, ID Food, Sinergi Bersama Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjamin stabilisasi pasokan maupun stabilisasi harga. Dan semua itu aman," ungkap Herbert kepada radarnonstop.co saat ditemui usai acara.

Herbert menjelaskan, kita juga menggandeng produk-produk yang ada diwilayah Kota Bekasi, pelaku usaha di Kota Bekasi dan menggandeng juga Bulog. 

"Gudang Gading yang ada diwilayah Kota Bekasi kita gandeng, produksi minyak goreng kita hadirkan juga, bagaimana GPM ini menghadirkan konsumsi bahan pokok masyarakat dengan harga yang terjangkau dan yang lebih pasti harga dibawah harga pasar," terangnya.

Program GPM ini, lanjut Herbert, kebetulan kita mengikuti jadwal Badan Pangan Nasional yang dilaksanakan hanya sehari saja yang dilakukan secara Nasional.

"Warga kita batasi, supaya produk yang dijual ini lebih menyebar kepada masyarakat, contoh minyak goreng kita batasi 2 Kilo perrumah tangga. Beras dan daging juga kita batasi," ujar Herbert.

Harapan kita, sambung Herbert, seperti yang disampaikan oleh Bapak PJ. Walikota tadi untuk lebih menjamin ketersediaan pangan, diharapkan masyarakat lebih mengambil langkah-langkah diversifikasi pangan (Upaya untuk mendorong masyarakat agar memvariasikan makanan pokok yang dikonsumsi sehingga tidak terfokus pada satu jenis saja - red), dan tidak ada kekawhatiran warga prihal ketersediaan pangan, apapun itu. Ketersediaan pangan di Kota Bekasi aman, selalu terjangkau dan terjamin. 

"Perihal pemberian bibit cabai itu supaya Pemerintah mengedukasikan kepada masyarakat untuk memberdayakan lahan rumah tangga supaya bisa menuju ketersediaan bahan pangan rumah tangga," pungkasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) Pemerintah Kota Bekasi, Yayan Yuliana mengatakan dalam rangka memperingati Hari Pangan se-Dunia kami dari Dinas Koperasi dan UMKM Pemerintah Kota Bekasi pada kesempatan ini kami menampilkan ada beberapa UMKM yang ikut andil membantu dan memeriahkan terselenggaranya kegiatan ini, jual Pangan murah seperti makanan food dan minuman.