Selasa,  05 March 2024

Gus Shol Akui PAD Kota Bekasi Belum Capai Target, Yakin Pembahasan APBD Tidak Telat

RN/NS
Gus Shol Akui PAD Kota Bekasi Belum Capai Target, Yakin Pembahasan APBD Tidak Telat
H Sholihin alias Gus Shol.

RN - Pendapatan hasli daerah atau PAD baru 65 persen. Dengan persentase tersebut ada sekitar Rp 900 miliar yang masih belum tercapai. Hal ini akan berdampak pada pada proses Belanja Daerah di 2024. 

"Kalau target PAD 2023 tidak tercapai akan menghambat pada belanja daerah untuk tahun 2024," tegas anggota DPRD Kota Bekasi, H Sholihin dari Fraksi Golkar Persatuan kepada wartawan.

Gus Shol sapaan akrabnya mengaku, saat ini Kota Bekasi sedang membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang merupakan dokumen penting dalam APBD.

BERITA TERKAIT :
Waduh, KPU Kota Bekasi Masih Kelabakan Hitung Suara 
Olimpiade Nasional Sains 2024, Siswi SMAN 4 Kota Bekas Sabet Emas

"Insya Allah kalau tidak ada halangan, hari Rabu tanggal 22, Pemkot Bekasi akan menyampaikan RAPBD 2024. Nanti, sesuai aturan Kemendagri deadline itu tanggal 30 November. Intinya tidak ada persoalan," ujar Gus Shol, Selasa (21/11/2023).

Hingga saat ini kata dia, semua berjalan sesuai dengan mekanisme, hanya saja sempat terganggu karena sedang membahas APBD Perubahan.

"KUA-PPAS itu diajukan di Bulan Juli. Bulan Agustus masuk pembahasan Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2024. Tanggal 30 September dilakukan Pengesahan KUA-PPAS namun dipotong dengan adanya pembahasan KUA-PPAS Perubahan. Jadi, tidak ada kendala dalam pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2024," tegas Gus Shol.

Gus Shol pun menyampaikan harapannya agar Pengesahan APBD Tahun Anggaran 2024 yang deadline Tanggal 30 November semoga bisa dilaksanakan dengan baik dan sesuai aturan yang ada.

"Kalau bisa sebelum Tanggal 30, yakni Tanggal 28 sudah disahkan. Sebab, banyak teman-teman anggota aewan yang kembali mencalonkan diri sebagai caleg di Pemilu 2024 nanti, biar kitanya bisa fokus terhadap pencalonan," bebernya. 

"Pencapaian PAD baru 65 persen. Kurang lebih ada sekitar Rp 900 miliar yang masih belum tercapai," tambah Ketua DPC PPP Kota Bekasi.