Selasa,  05 March 2024

Diserang Hasto, Kini Gibran Mulai Jago Menangkis

RN/NS
Diserang Hasto, Kini Gibran Mulai Jago Menangkis
Gibran dan Hasto di DPP PDIP.

RN - Gibran Rakabuming Raka sudah mulai jago. Dia sudah bisa melawan serangan yang diarahkan kepadanya.

Putra Jokowi itu memberi tanggapan pernyataan Sekjen DPP DPIP Hasto Kristiyanto yang menjalin komunikasi dengan pasangan Anies Rasyid Baswedan-Abdul Muhaimin Iskandar (Amin) untuk melawan tekanan kekuasaan.

Gibran menanggapi dengan santai. Gibran menyebut, sebenarnya pernyataan Hasto sudah dibantah kubu Amin. Dia juga yakin, Timnas Amin tidak menjalin komunikasi dengan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

BERITA TERKAIT :
Nih Jadwal dan Aturan Pelantikan Presiden Periode 2024 - 2029
Cawapres Ini Disebut - sebut Gelar Pertemuan Rahasia dengan Dubes Israel di Singapura

"Lho kan sudah disanggah dari Nasdem. Nggak deh. Kayak ya sudah dibantah sama tim Amin. Ya kan sudah ada bantahan, mpun nggih (sudah ya)," kata Gibran ketika ditemui di Stasiun Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa (21/11/2023).

Ketika disinggung kemungkinan TPN Ganjar-Mahfud dan Timnas Amin bersatu melawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, ia tak banyak merespons. 

Gibran hanya bilang santai saja dikeroyok dalam sebuah kompetisi. "Ya nggak papa, biasa saja dalam kompetisi. Santai, santai saja ya," katanya.

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto sebelumnya menyinggung adanya lembaga hukum yang diintervensi untuk memenuhi kepentingan segelintir kelompok. Hal tersebut kemudian berkaitan dengan tekanan yang diterima oleh TPN Ganjar-Mahfud di berbagai daerah.

Menurut Hasto, ada instrumen negara yang dilibatkan dalam memberikan tekanan terhadap lawan politik kelompok tertentu. Dia pun mengaku telah berkomunikasi dengan pasangan Amin, yang merasakan tekanan serupa oleh penguasa.

"Kita menyepakati dengan Amin juga, penggunaan suatu instrumen kekuasaan. Dalam konteks ini kami juga membangun komunikasi dengan Amin karena merasakan hal yang sama," ujar Hasto di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, Sabtu (18/11/2023).

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Ahmad Ali membantah pernyataan Hasto. Menurut dia, Koalisi Perubahan tidak akan pernah berkoalisi hanya untuk bermusuhan dengan orang.

"Jadi apa yang disampaikan itu adalah khayalan dia. Menurut saya karena tidak bagus kemudian negara ini kita bangun dengan basis permusuhan," ujar Ali kepada wartawan di Jakarta, Selasa.