Rabu,  29 May 2024

Tahun Baru, Warga DKI Setengah Tajir Bakar Duit Di Puncak

RN/NS
Tahun Baru, Warga DKI Setengah Tajir Bakar Duit Di Puncak
Macet kawasan Puncak, Bogor.

RN - Puncak, Bogor, Jawa Barat masih menjadi pilihan warga Jakarta untuk berlibur. Bagi orang setengah tajir, Puncak memang menjadi pilihan favorit. 

Hingga berita ini diturunkan, sudah sekitar 48 ribu kendaraan plat B naik ke Puncak. Jumlah itu akan terus bertambah hingga Minggu (31/12) siang. 

Bagi Anda yang berencana menghabiskan malam tahan baru di Puncak Bogor, polisi meminta untuk segera naik sevelum pukul 15.00 WIB.

BERITA TERKAIT :
Sumedang Gempa, Warga: Lagi Bakar Ayam Tapi Ayamnya Terbang
Pesta Di HI Dan Thamrin, Cipulir Malah Berduka Akibat Banjir 

Hal ini supaya menghindari kemacetan dan aturan berlakukan car free night di malam tahun baru.

Kamorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan menuturkan, jalur puncak masih menjadi destinasi favorit bagi wisatawan Jakarta.

“Melihat kemarin ada 50.000 lebih kendaraan yang masuk ke Puncak," katanya.

Baca Berita Edisi Cetak Radar Nonstop. Jagonya Soal Jakarta

Padahal kapasitas jalur Puncak hanya 40.000 dalam satu hari ada kapasitas yang berlebih sehingga pilisi melakukan upaya rekayasa lalu lintas.

Aan Suhanan menyebut bahwa pihaknya akan menerapkan rekayasa lalin berupa ganjil genap.

Mulai dari tanggal 29 Desember sampai dengan 31 Desember 2023 bagi kendaraan yang menuju arah Puncak.

“Kemudian, kita akan melakukan pembatasan, pembatasan kendaraan yang akan melalui Puncak baik itu dari Gadog dari mapun arah Cianjur,"

"Pada jam 13.00 WIB tanggal 31 (Desember 2023) kita akan menutup jalur yang akan ke Puncak,” ungkap Aan.

Baik dari arah Jakarta atau Bandung, Cianjur polisi akan tutup pada 18.00 WIB, kemudian akan kita clearance pada jam 21.00 WIB.

"Kita akan berlakukan Car Free Night di sepanjang jalur puncak dan beberapa tempat wisata dan tempat yang nantinya akan dihabiskan untuk melepas Tahun 2023 oleh masyarakat di daerah Puncak,” tambah dia.

Kakorlantas mengimbau kepada masyarakat yang berencana melakukan perjalanan untuk menghabiskan malam Tahun baru di area Puncak untuk segera naik ke atas sebelum pukul 15.00 WIB.

Hal tersebut demi mengantisipasi terjadinya kemacetan saat rekayasa lalin diberlakukan.

“Kemudian bagi warga dan masyarakat yang lain yang tidak menginap di Puncak silahkan nanti kita (petugas) sudah mengatur jalur-jalur alternatif mengarah ke Puncak, jalur alternatif sudah cukup baik."

"Kita akan berikan petunjuk arah, kemudian akan dijaga oleh personel kita bagi masyarakat yang menginap di daerah Puncak, tapi pukul 21.00 WIB sudah clear tidak ada yang masuk area Puncak,” pungkasnya.