Senin,  17 June 2024

Pajak Motor BBM Bakal Naik, Driver Ojol: Kami Bakal Protes Dan Siap Ngamuk

RN/NS
Pajak Motor BBM Bakal Naik, Driver Ojol: Kami Bakal Protes Dan Siap Ngamuk
Ilustrasi

RN - Wacana menaikkan pajak kendaraan bermotor bahan bakar minyak (BBM) langsung diprotes. Driver ojeg online (ojol) mengaku menolak. 

Ojol Tangerang, Banten bernama Andi mengaku, komunitas ojol di Bogor, Depok dan Tangerang dan Bekasi (Bodetabek) sudah siap ngamuk. "Di group WA sudah rame, teman-teman bakal protes dan ngamuk tuh," tegasnya kepada radar nonstop, Kamis (18/1) malam. 

Begitu juga dengan Arya. Ojol yang biasa mangkal di Bekasi menyatakan, wacana kenaikan itu sudah rame dibicarakan teman-teman ojol. "Bikin susah rakyat aja," keluhnya. 

BERITA TERKAIT :
Ini Namanya Berkah Pilpres, Harga BBM Tidak Naik

Diketahui, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan melontarkan wacana menaikkan pajak kendaraan bermotor bahan bakar minyak (BBM).

Kenaikan pajak kendaraan motor itu sebagai upaya peralihan dana subsidi BBM ke transportasi publik.

"Kita tadi juga rapat berpikir sedang menyiapkan, mungkin menaikkan pajak untuk kendaraan sepeda motor non-listrik, sehingga nanti itu bisa mensubsidi ongkos-ongkos seperti LRT ataupun nanti kereta api cepat. Sehingga dengan demikian kita coba melihat ekuilibrium dalam konteks menurunkan air polution (polusi udara)," kata Luhut dalam pidato sambutannya dalam peluncuran BYD, di Jakarta, Kamis (18/1/2024).

Luhut menjelaskan pemerintah mengkaji kebijakan untuk mengurangi polusi udara dengan melakukan berbagai cara. Contohnya penerapan ganjil genap hingga menaikkan pajak, sampai akhirnya menyiapkan infrastruktur agar masyarakat menitipkan mobilnya atau motornya.

"Dan juga tadi langkah-langkah lain yang sedang kita rumuskan nanti hari Jumat kita akan dengarkan laporan sehingga nanti minggu berikutnya akan kami bawa ke ratas (rapat terbatas) dan kita dengar keputusan dari Bapak Presiden," ujar Luhut
 

#PajakMotor   #BBM   #Ojol   #