Jumat,  04 April 2025

Massif di Kecamatan

Penggelembungan & Pergeseran Suara Brutal dan Sistematis, Ketua Bappilu PPP DKI Desak Bawaslu Periksa PPK se-DKI

RN/CR
Penggelembungan & Pergeseran Suara Brutal dan Sistematis, Ketua Bappilu PPP DKI Desak Bawaslu Periksa PPK se-DKI
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PPP DKI Jakarta, Gea Hermansyah bersama Ketua Lembaga Saksi Pemilu Provinsi (LSPP) PPP, Sanusi Ma,ruf SE. MM Saat Memantau Rekapitulasi Provinsi di Pullman Hotel -ist

RN - Hampir di seluruh Kecamatan se-DKI terjadi kecurangan. Penggelembungan dan pergeseran suara dilakukan secara massif, brutal dan sistematis.

Begitu diungkapkan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PPP DKI Jakarta, Gea Hermansyah meminta, Bawaslu DKI Jakarta untuk memeriksa Petugas Pemilihan Kecamatan (PPK) dan komisioner KPU DKI Jakarta.

Gea mencontohkan dugaan terjadinya penggelembungan suara di daerah pemilihan (Dapil) 2 Jakarta Utara. Tak cuma itu, hilangnya suara Partai Nasdem di Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, sementara perpindahan suara antar Calon Legislatif (Caleg) juga menjadi sorotan.

BERITA TERKAIT :
Bawaslu Ngemis Anggaran Rp 90 Miliar Ke DPR, Pilkada Ulang Hamburkan Duit
Cuci Gudang KPU Bawaslu, DPR Sebut Dampak PSU 24 Daerah Bikin Tekor Rp 1 Triliun 

Belum lagi, kata dia, koordinator saksi dari partai Golkar, Rudy Darmawanto yang mengungkap dugaan permainan dan manipulasi suara di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

"Pada kasus terakhir, Rudy menuding adanya oknum Komisioner KPUD DKI Jakarta, Dody Wijaya yang bermain," kata Gea dalam keterangannya, Sabtu (9/3/2024).

Dengan adanya beberapa permasalahan di beberapa wilayah di Jakarta, dirinya menganggap bahwa adanya indikasi kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif (TSM).

Gea berharap Bawaslu DKI segera menindaklanjuti kasus dugaan kecurangan tersebut. Rekapitulasi Provinsi yang digelar di Pullman Hotel banyak di skor hingga dini hari, dikarenakan banyaknya ketidakcocokan hitungan dan pergeseran suara.

"Kami berharap Bawaslu DKI dapat menindaklanjuti beberapa temuan kecurangan, dengan memeriksa semua PPK se Jakarta dan semua komisioner KPU kota Jakarta," tegasnya.