Sabtu,  22 June 2024

Bergaya Sultan, Managemen Buruk, Mardiono Harusnya Mundur Dari PPP 

RN/NS
Bergaya Sultan, Managemen Buruk, Mardiono Harusnya Mundur Dari PPP 
Plt Ketum PPP Muhammad Mardiono.

RN - Desakan Muhamad Mardiono mundur kembali mencuat. Sebelumnya beberapa daerah meminta kepada Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mundur. 

Mardiono dituding amburadul dalam mengelola PPP. Bahkan, Mardiono bergaya bak sultan karena tidak dekat dengan kader Ka'bah,

Ketua Majelis Pakar DPW PPP Provinsi Lampung Muhar Gusti mengatakan, kegagalan Mardiono memimpin PPP adalah membangun komunikasi dengan kader-kader di akar rumput.

BERITA TERKAIT :
FKPP Desak DPP PPP Tindak Tegas Oknum Pengurus Bikin Gaduh
Ogah Lengser, Undur Muktamar Hingga 2025, Mardiono Kepala Batu?

"Dari mana mau menang pemilu kalau manajemen partai amburadul, struktur tidak terkonsolidasi dengan baik, rekrutmen caleg tidak maksimal, biaya pemenangan tidak jelas," ujar Muhar kepada wartawan, Kamis (2/5).

Dikatakan Muhar, bukan saja di level nasional, suara dan kursi PPP di Lampung juga jauh dari harapan pada Pemilu 2024.

Melihat kondisi tersebut dan juga perolehan suara nasional PPP tidak melampaui ambang batas 4 persen, Muhar menekankan, DPW Provinsi Lampung menuntut ada pertanggungjawaban dari Mardiono.

"Kepemimpinan Mardiono membuat Kepercayaan masyarakat terhadap PPP menurun, baik di kancah politik nasional dan di mata umat Islam di Indonesia," tuturnya.

"Tidak ada lagi yang bisa diharapkan dari seorang Mardiono untuk bisa memperbaiki partai, tidak ada jalan lain kecuali harus legowo mundur dan segera diselenggarakan Muktamar," tandasnya.