RN - Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia Sembilan Delapan (JARI’98) menyebut demonstrasi di Bulan Agustus 2025 sebagai ‘Reformasi Reborn’ sekaligus Parodi Politik untuk Cipta Kondisi yang akan melahirkan pahlawan kesiangan.
“Ini mungkin kilas balik dari sebuah perjalanan *Gerakan Reformasi ;21 Mei 1998) yang dipersulit karena terjadi ‘inflasi’ dibandingkan ‘Demonstrasi 25 Agustus 2025’ karena faktor ekonomi lumpuh secara nasional dan lapangan kerja tertutup,” beber Willy Prakarsa, Sabtu (30/8/2025).
Selanjutnya Willy menyuarakan #SavePolri sebagai anak biologis Reformasi 98. Selama ini Polri sebagai pemelihara kamtibmas senantiasa dibenturkan dengan masyarakat.
BERITA TERKAIT :JARI’98: Pernah Saya Ingatkan, Tapi Dianggap Sepele, Beginilah Jadinya
“Namun yang kita lupa selama ini Polri justeru berada di tengah warga, masyarakat dan rakyat Indonesia. Banyak aksi nyata yang dilakukan oleh Polri yang aktif ikut dalam penanggulangan masalah sosial,” terang Willy
Di antaranya, lanjut Willy Prakarsa, Polri banyak lakukan beri bantuan sosial (bansos dan hewan qurban) di setiap pelosok nusantara. “Jadi oleh karenanya saya menghimbau kepada lapisan seluruh masyarakat Indonesia, kita percayakan pada Polri soal Sitkamtibmas,” saran Willy Prakarsa
Willy juga meminta agar semua pihak melakukan kontrol kepada semua anggota keluarga dan saudara-saudara, jangan mau diprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah rasa persatuan, kesatuan dan persaudaraan sesama anak bangsa.
