Kamis,  04 March 2021

Pasang Nomor Judi Togel Jadi Pelarian Para Korban PHK 

NS/RN/NET
Pasang Nomor Judi Togel Jadi Pelarian Para Korban PHK 
Ilustrasi

RADAR NONSTOP - Judi toto gelap menjadi hiburan para korban PHK. Pasang nomor yang biasa disebut togel itu kembali ngetren disaat Corona dan maraknya PHK. 

Kinoy warga Kalideres, Jakbar mengaku, dirinya mengaku selalu pasang nomor togel. "Buat hiburan dari pada bengong kena PHK," aku bapak satu anak ini kepada wartawan, Minggu (7/11).

Bukan hanya di Jakarta, demam pasang nomor judi togel juga merambah ke daerah-daerah seperti di Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Bodetabek). 

BERITA TERKAIT :
Sebelum Jadi Artis Beken, Happy Salma Sewakan Komik Lalu Duitnya Buat Togel 

"Saya pasang juga lumayan kalau dapatkan bisa buat sambung hidup," ungkap Bidin warga Tangerang, Banten. 

Di aplikasi, pasang nomor togel marak. Pemasang bisa dengan bebas memilih ada pengeluaran Togel HONGKONG, SINGAPORE, Sydney, Magnum4d, Hanoi Toto, Cambodia4D dan Seoul4d.

Sementara Polres Metro Jakarta Barat menangkap 2 pelaku judi togel online inisial LPK alias AS (75) dan RS alias AS Jakarta Barat. Penangkapan LPK alias AS sempat dihalang-halangi oleh rekan pelaku.

"Jadi kami mendapatkan informasi adanya sebuah kedai kopi yang dijadikan sebagai tempat berkumpulnya orang yang melakukan perjudian melalui online menggunakan media telepon cellular," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru, dalam keterangannya, Sabtu (7/11/2020).

Audie mengatakan pihaknya lalu menelusuri informasi tersebut dan menangkap pelaku di Kompleks Duta Mas Jelambar, Jakarta Barat, Rabu (4/11). Saat itu, penangkapan LPK sempat dihalang-halangi oleh rekan pelaku hingga terjadi cekcok.

"Saat hendak dilakukan pemeriksaan terhadap barang atau handphone milik dari pelaku LPK alias AL (75) yang terdapat SMS yang berisi nomor-nomor pasangan judi togel, anggota kami dihalangi oleh teman-teman pelaku dengan cara mengintimidasi, memaki-maki, mengajak berdebat, dan menunjuk-nunjuk tangannya ke arah petugas sambil membentak dengan nada keras," jelas Audie.

Audie menyebut pihaknya saat itu sudah membawa surat perintah tugas. Namun rekan-rekan pelaku menghalangi bahkan hingga menyebut polisi tengah mencari 'angpao'.

"Di saat petugas kami dihalangi oleh para teman-temannya, pelaku LPK alias AL berhasil melarikan diri dan HP miliknya tertinggal yang berisi catatan pasangan togel," ucap Audie.

Audie mengatakan keesokan harinya, sekitar pukul 20.00 WIB, LPK pun ditangkap di rumahnya kawasan Jelambar. Selain itu, didapati pelaku lainnya inisial RS alias AS yang merupakan penerima nomor judi tersebut.

"Keesokan harinya pelaku berhasil diamankan di rumah pelaku. Setelah dilakukan pengembangan didapati pelaku lainnya berinisial RS alias AS yang merupakan penerima nomor-nomor pasangan judi togel tersebut," ujarnya.

Lebih jauh, Audie menyebut akan mengejar rekan-rekan pelaku yang sempat menghalang-halangi petugas saat proses penangkapan. Sebab, kata dia, rekan-rekan pelaku juga sempat memvideokan dan menyebut polisi gadungan.

"Menindak pelaku penghasutan dan provokasi yang didalam video hoax tersebut, saat petugas menunjukkan surat perintah menyebut kan bahwa petugas yang sedang melakukan penangkapan adalah petugas gadungan," imbuhnya.