Minggu,  09 May 2021

Ancaman Drop Out Ukrida Kepada Mahasiswa Yang Terlibat PCR Palsu

NS/RN/NET
Ancaman Drop Out Ukrida Kepada Mahasiswa Yang Terlibat PCR Palsu
Polisi mengamankan para pelaku PCR palsu.

RADAR NONSTOP - Beredarnya PCR palsu yang diungkap polisi ternyata mahasiswa. Univertas Kristen Krida Wacana (Ukrida) mengakui, satu pelaku pembuat PCR palsu yang diamankan Polda Metro Jaya merupakan mahasiswanya.

“Sdr MFA adalah benar terdaftar sebagai mahasiswa aktif Ukrida,” ucap Rektor Ukrida, Dr dr Wani Devita Gunardi, Sp.MK dalam siaran persnya, Jumat (8/1/2021).

Polda Metro Jaya telah mengamankan tiga pelaku pembuat PCR palsu, Kamis (7/1/2021). Aksi mereka terbongkar setelah polisi memeriksa cuitan dr Tirta yang memposting melalui akun instagram.

BERITA TERKAIT :
Terindikasi Korupsi, Mahasiswa Desak KPK Tangkap Walkot Bekasi
Dinas Koperasi Pemkot Bekasi Dicap Tak Transparan Terkait Pelaksanaan BPUM 2020

Terhadap mahasiswa yang terlibat, Ukrida menyayangkan hal itu. Pasalnya dalam aktifitas pendidikannya, Ukrida selalu menekankan pentingnya kejujuran, integritas dan kebenaran sebagai bagian dari kode etik mahasiswa.

Sekalipun dalam aksinya MFA melakukan murni atas nama pribadi dan di luar sepengetahuan Ukrida. Namun, sebagai bentuk tegas, Ukrida memastikan telah menskorsing MFA, dengan harapan tak lagi mahasiswa yang melakukannya.

“Sdr. MFA sebagai mahasiswa tidak mempunyai hak dan kompetensi untuk menuliskan atau menghasilkan administrasi medis, seperti resep, hasil lab, dan lain-lain,” tuturnya.

Saat ini, Ukrida masih mengikuti perkembangan kasus Sdr. MFA hingga memiliki keputusan hukum yang tetap.

“Setelah ada kepastian hukum, Ukrida akan memberikan sanksi tegas sampai sanksi yang terberat (drop out) sesuai ketentuan yang berlaku di Ukrida,” tutupnya.