Jumat,  16 April 2021

Pidato Terakhir, Donald Trump Sepertinya Masih Benci Dengan Joe Biden?

NS/RN/NET
Pidato Terakhir, Donald Trump Sepertinya Masih Benci Dengan Joe Biden?
Donald Trump

RN - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump masih benci dengan Joe Biden. Dalam pidatonya, Trump tidak penyebut nama Presiden AS yang bakal dilantik itu.

Dalam pidato terakhirnya, Trump mengharapkan kesuksesan pemerintahan baru AS yang akan dipimpin Presiden terpilih AS, Joe Biden, mulai 20 Januari siang waktu setempat. Namun Trump sama sekali tidak menyebut nama Joe Biden.

Seperti dilansir CNN, Rabu (20/1/2021), Trump menyempatkan untuk menyampaikan pidato terakhir di Joint Base Andrews sebelum meninggalkan Washington DC dengan pesawat kepresidenan AS, Air Force One, yang terakhir kalinya, pada Rabu (20/1) waktu setempat.

BERITA TERKAIT :
Joe Biden Murka, Harta Kekayaan Pelaku Kudeta Myanmar Dibekukan  
Kudeta Militer Myanmar, Joe Biden Minta Dunia Harus Bersatu Untuk Bebaskan Aktivis  

"Saya akan selalu berjuang untuk Anda. Saya akan mengamati, saya akan mendengarkan, dan saya akan memberitahu Anda bahwa masa depan negara ini tidak akan pernah lebih baik," ucap Trump dalam pidato terakhirnya.

"Saya mengharapkan keberuntungan yang terbaik dan kesuksesan besar untuk pemerintahan yang baru. Saya pikir mereka akan sukses besar. Mereka memiliki dasar untuk melakukan sesuatu yang sangat spektakuler," cetus Trump tanpa menyebut nama Biden.

Trump dilaporkan menolak naskah pidato yang disodorkan penasihatnya untuk pidato terakhir. Dia juga tidak menggunakan teleprompter saat berpidato di Joint Base Andrews sebelum terbang ke Florida.

Dalam pidato singkatnya tanpa naskah, Trump berterima kasih kepada keluarga dan stafnya, juga kepada Wakil Presiden, Mike Pence, dan Kepala Stafnya, Mark Meadows.

"Anda orang-orang hebat. Ini negara yang hebat. Menjadi kehormatan dan keistimewaan terbesar bagi saya untuk menjadi Presiden Anda," ucap Trump di hadapan keluarga dan stafnya. 

"Semoga hidup Anda menyenangkan. Sampai jumpa lagi segera," ucap Trump mengakhiri pidatonya.

Trump diketahui tidak mengundang Biden ke Gedung Putih dan sama sekali tidak melakukan komunikasi dengan Biden selama proses transisi kekuasaan. Dia meninggalkan Washington DC pada Rabu (20/1) pagi dan tidak menghadiri pelantikan Biden di Gedung Capitol AS.