Sabtu,  18 September 2021

Pemikul Jenazah Mogok, Kelurga Pasien COVID-19 Gotong Sendiri Ke Liang Lahat 

DTC/NET/RN
Pemikul Jenazah Mogok, Kelurga Pasien COVID-19 Gotong Sendiri Ke Liang Lahat 
Keluarga gotong peti jenazah pasien Corona. Foto: detik.com.

RN - Mengenaskan. Keluarga pasien terpaksa menggotong jenazah sendiri hingga liang lahat.

Hal tersebut lantaran pekerja jasa penggotong jenazah mogok. Sebelumnya diberitakan jasa pikul jenazah COVID-19 di TPU Cikadut mahal, tarifnya hingga jutaan.

Meski para tukang ini mengaku tidak mematok harga, namun biasanya mereka sudah menawarkan sebuah harga yang bisa dinegosiasi oleh keluarga almarhum. 

BERITA TERKAIT :
Kena Ganjil Genap Puncak, Mobil Plat B Ngaku Mau Bantu Pedagang 
Tekan Corona, Giliran Bandung Jiplak Ganjil Genap DKI 

Seperti yang dialami Tisna, saat memakamkan keponakannya. Para jasa tukang pikul jenazah COVID-19 ini meminta Rp 1,3 juta, namun setelah dinegoisasi akhirnya disepakati Rp 1 juta.

Di TPU Cikadut Bandung, Jawa Barat, Rabu (27/1/2021), keluarga pasien menggotong jenazah Corona. 

Karena tidak ada yang memikul jenazah, keluarga dibantu sopir ambulans dan sejumlah petugas RS yang mengantar memikul peti jenazah COVID-19 dari tempat parkir TPU Cikadut menuju liang lahat sejauh 300 meter.

Pihak keluarga yang memikul peti jenazah mengenakan baju hazmat dan helm yang digunakan untuk berkendara. Karena belum terbiasa mengangkut peti jenazah, mereka terlihat sempoyongan menggotong peti jenazah.

Dari informasi yang dihimpun, aksi mogok relawan pikul jenazah COVID-19 ini dilakukan karena merasa kecewa kepada Pemkot Bandung.