Sabtu,  18 September 2021

Ganasnya Corona, Balita Mulai Bergelimpangan 

NS/RN
Ganasnya Corona, Balita Mulai Bergelimpangan 
Ilustrasi mural lawan Corona di Jakarta.

RN - Semua pihak diminta tetap waspada dan menjaga protokol kesehatan (prokes). Sebab, saat ini virus Corona makin ganas.

Yang bikin ngenes adalah ratusan balita juga menjadi sasaran amukan Corona. Dinas Kesehatan DKI Jakarta memaparkan tren kenaikan kasus aktif virus corona (COVID-19) di Jakarta terjadi pada anak-anak di bawah usia 18 tahun. 

Saat ini, persentase kasus aktif pada anak mencapai 13 persen dari 8.348 kasus positif Corona di DKI hari ini.

BERITA TERKAIT :
Semoga Corona Jateng & Jateng Segera Nyungsep 
Kasus Dugaan Pemukulan Oleh Oknum Anggota TNI, GMBI Wilter DKI Proses Hukum Diteggakkan

"Tren kasus positif aktif pada anak di bawah usia 18 tahun masih bertambah. Sebanyak 13% dari 8.348 kasus positif hari ini adalah anak-anak di bawah usia 18 tahun," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia dalam keterangan pers tertulis di website ppid.jakarta.go.id, Senin (28/6/2021).

Dwi memerinci 13 persen kasus aktif itu antara lain 917 kasus pada anak usia 6-18 tahun dan 327 kasus pada anak usia 0-5 tahun. Sementara itu, kasus positif pada dewasa dengan rincian 6.436 kasus pada usia 19-59 dan 668 kasus pada usia 60 tahun ke atas.

"Sebanyak 13% dari 8.348 kasus positif hari ini adalah anak-anak di bawah usia 18 tahun, dengan rincian, yaitu 917 kasus adalah anak usia 6-18 tahun dan 327 kasus adalah anak usia 0-5 tahun," tuturnya.

Dwi meminta para orang tua melakukan pengawasan ketat terhadap anak-anak. Para orang tua diimbau tidak membawa anaknya saat aktivitas ke luar rumah guna menekan laju penyebaran virus Corona yang masih tinggi ini.

"Untuk itu, penting sekali bagi para orang tua agar menjaga anak-anaknya lebih ketat dan menghindari keluar rumah membawa anak-anak. Sebisa mungkin lakukan aktivitas di rumah saja bersama anak, karena kasus positif pada anak saat ini masih tinggi," imbaunya.

Diberitakan sebelumnya, angka penambahan kasus virus Corona di DKI Jakarta pada Senin (28/6) sebanyak 8.348 kasus.

Berdasarkan data dari Pemprov DKI, penyumbang kasus Corona terbanyak ada di Jakarta Selatan dengan jumlah 1.907 kasus. Kemudian di urutan kedua, ada Jakarta Barat dengan 1.892 kasus dan, ketiga, Jakarta Timur dengan 1.628 kasus.

Kemudian di Jakarta Utara ada 1.232 kasus, Jakarta Pusat 981 kasus, dan Kepulauan Seribu 16 kasus. Sementara itu, data kasus yang masih dalam proses verifikasi sebanyak 692.

Selanjutnya, pengelompokan tambahan kasus COVID-19 berdasarkan usia rinciannya adalah kelompok usia 0-5 tahun 327 kasus (3,92%), kelompok usia 6-18 tahun 917 kasus (10,98%), kelompok usia 19-59 tahun 6.436 kasus (77,10%), dan kelompok usia 60 tahun ke atas 668 kasus (8,00%).

Dengan tambahan kasus hari ini, total kasus Corona di Jakarta sebanyak 528.409.