Jumat,  17 September 2021

Gelar Pesta Nikah Saat PPKM Darurat, Pengamat: Etika Anggota DPRD DKI Sudah Hilang 

NS/RN
Gelar Pesta Nikah Saat PPKM Darurat, Pengamat: Etika Anggota DPRD DKI Sudah Hilang 
Acara pesta nikah yang digelar anggota DPRD DKI Jakarta kawasan Kelapa Gading, Jakut.

RN - Video viral anggota DPRD DKI Jakarta yang menggelar pesta nikah dinilai telah melukai warga ibukota. Disaat pelaksanaan PPKM darurat, sang polititisi itu malah menggelar pesta.

Hal ini ditegaskan pengamat kebijakan publik, Adib Miftahul kepada wartawan saat dimintai komentar soal video yang viral pesta nikah, Jumat (9/7).

Dalam undangan, kalau acara tersebut digelar kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara pada tanggal 3 Juli 2021 atau tepatnya saat pelaksanaan PPKM darurat diberlakukan.

BERITA TERKAIT :
Sudin SDA Jakbar Disorot DPRD DKI Jadi Pejabat Harus Peka
Usai Koordinasi Dengan Dinsos Soal BST, Anggota DPRD DKI: Tunggu Keputusan Pusat

Tertulis dalam undangan pemilik hajat adalah Hasbiallah Ilyas (HI). Anggota DPRD DKI Jakarta yang biasa disapa Hasbi ini menjabat sebagai Ketua DPW PKB DKI Jakarta. 

"Sebagai anggota DPRD DKI harusnya dia memiliki empati dan menghormati kebijakan pemerintah dalam menerapkan PPKM darurat. Etikanya sudah hilang mungkin, disaat rakyat susah dia gelar pesta lagi," terang Adib. 

Adib meminta penegak hukum memberikan sanksi kepada Hasbiallah Ilyas. "Seharusnya Hasbiallah bisa menahan dan menjaga marwah DPRD DKI. Jangan sampai, ada cap mentang-mentang dewan tapi bisa seenaknya," sindirnya. 

Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) ini meminta kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI Jakarta memanggil Hasbi. "Harus ada efek jera, jangan nanti malah ditiru masyarakat," terang Adib.

Dalam video, acara yang dihadiri tamu undangan itu berlangsung hikmat. Diduga ada beberapa anggota DPRD yang ikut hadir.

Hingga berita diturunkan Hasbi belum bisa dikonfirmasi. Berkali-kali dihubungi, telepon selulernya tidak aktif. Demikian juga layanan pesan WhatsApp (WA) tidak direspons.

Kirim Kembang

Ketua BK DPRD DKI Jakarta Achmad Nawawi menolak memberikan keterangan terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan HI.

"Lebih baik anda tanya yang bersangkutan," kata Nawawi saat dihubungi wartawan.

Politisi Partai Demokrat mengaku tidak bisa menghadiri resepsi pernikahan anak HI karena mendadak sopirnya sakit.

"Saya cuma kirim kembang," kata Nawawi.

Nawawi mengatakan banyak anggota DPRD DKI yang menerima undangan HI.

"Dia kan anggota saya di Badan Kehormatan," demikian Nawawi.