Sabtu,  13 April 2024

Pilkada 2024

Masuk Radar Calon Gubernur DKI Dari PSI, Maaf Heru Bukan Tipe Pejabat Geer

RN/NS
Masuk Radar Calon Gubernur DKI Dari PSI, Maaf Heru Bukan Tipe Pejabat Geer
Heru Budi Hartono.

RN - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sudah teriak. PSI menyebut beberapa nama calon gubernur DKI Jakarta ke depan.

Salah satu nama yang dicalonkan mulai dari Gibran Rakabuming Raka hingga Heru Budi Hartono.

Tapi Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono bukan tipe pejabat geer. Dia menanggapi hal tersebut dengan santai. 

BERITA TERKAIT :
Erwin Aksa OTW Pilkada Jakarta, Ponakan JK Mau Rebut Kursi Gubernur
Libur Lebaran 10 Hari, Ancaman Sanksi Dari Heru Jika ASN Jakarta Bolos 

"Ya nama saya bisa masuk, masuk ke mall, masuk ke restoran," kata Heru kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat pada Jumat (19/5/2023).

Namun, saat ditanyakan lagi berarti tidak ada masalah kalau Heru masuk sembilan nama calon gubernur DKI Jakarta untuk Pilkada 2024. Ia hanya menjawab saat ini pikirannya hanya bekerja saja. "Ya kerja, kerja, kerja dulu mikirnya kerja," kata dia.

Sebelumnya diketahui, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memunculkan sembilan nama calon gubernur DKI Jakarta 2025-2030. Nama-nama ini berdasarkan hasil survei oleh partai itu dalam sepekan terakhir.

"Berdasarkan survei kami kepada masyarakat, muncullah sembilan nama yang digadang-gadang layak untuk dipilih menjadi gubernur DKI Jakarta," kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI DKI Jakarta Elva Qolbina saat ditemui di Jakarta Pusat, Rabu (17/5/2023).

Elva menjelaskan, pihaknya telah menetapkan kriteria yang komprehensif untuk memastikan bahwa calon gubernur yang dipilih memiliki integritas, kompetensi, dan visi yang kuat untuk memajukan Jakarta.

Sembilan nama itu adalah Grace Natalie (ketua Dewan Pembina Partai PSI), Gibran Rakabuming (wali kota Solo), Heru Budi Hartono (pj gubernur DKI Jakarta), Tri Rismaharini (menteri sosial), Ridwan Kamil (gubernur Jawa Barat), dan Bima Arya (wali kota Bogor).

Selain itu, juga ada nama, Dudung Abdurachman (kepala Staf TNI Angkatan Darat), Ahmad Zaki Iskandar (bupati Tangerang), dan Muhammad Fadil Imran (kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri).