Kamis,  18 April 2024

Peluangnya Kecil, Ariza Bisa Cuma Mimpi Jadi Gubernur DKI?

RN/NS
Peluangnya Kecil, Ariza Bisa Cuma Mimpi Jadi Gubernur DKI?
Ahmad Riza Patria

RN - Mimpi Ahmad Riza Patria untuk naik kelas terancam kandas. Ketua Gerindra DKI Jakarta yang biasa disapa Ariza ini bisa amsiong jika terus bermimpi menjadi Gubernur DKI Jakarta. 

Mantan Wagub DKI itu memang disebut-sebut sebagai calon gubernur (cagub) DKI Jakarta dari Gerindra. Sayangnya nama Ariza tidak dikenal publik. 

Kalaupun nekat maju, peluang Ariza hanya selubang jarum. "Ariza bisa berat, dia juga harus diuji kapasitasnya sebagai caleg. Apakah dia lolos ke DPR atau tidak," tegas pengamat politik Adib Miftahul kepada wartawan, Senin (22/1) malam. 

BERITA TERKAIT :
Didorong PKS Jadi Gubernur Jakarta, Mardani & Sohibul Serta Khoirudin Kurang Dikenal?
KPU Jakarta Jangan Kecolongan, Ribuan Warga Tidak Punya Rumah Tapi KTP DKI 

Ariza berada di daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta III untuk pencalegan kursi DPR yang meliputi Jakbar dan Jakut. Pada 2019, Gerindra hanya mendapatkan satu kursi DPR. 

Di DKI Jakarta III, Ariza akan bersaing dengan Saraswati. Calon Wali Kota Tangsel yang keok dengan Airin ini merupakan keponakan bakal calon presiden (Capres) Prabowo Subianto.

Saraswati adalah putri dari Hashim Djojohadikusumo yang merupakan adik kandung Prabowo. "Peluang Ariza untuk mendapatkan kursi DPR saja sudah berat. Bagaimanapun Saraswati adalah tuan putri dari Gerindra," ungkap Adib.

Adib menyarankan, Ariza agar getol turun ke bawah agar bisa lolos ke DPR. "Kalau lolos DPR kan nilai bargening bisa tinggi. Artinya dia bisa jualan menjadi calon gubernur DKI, tapi kalau nyaleg aja gagal kan berat dan peluangnya selubang jarum," bebernya.  

Selain itu, Ariza juga harus waspada. Sebab, ada kemungkinan putra Jokowi yakni Kaesang Pangarep yang juga Ketua Umum PSI akan didorong menjadi Gubernur DKI jika Prabowo menang pilpres. 

"Makin pelik peluang Ariza. Bisa amsiong Ariza untuk duduk di DKI-1, tapi namanya politik pasti ada kejutan-kejutan," tambah Adib.

Baca Edisi Cetak Radar Nonstop. Jagonya Berita Jakarta Terbit Setiap Senin Hingga Jumat

Diketahui, pilkada serentak seperti Jakarta akan digelar 27 November 2024. Diberitakan sebelumnya Lembaga Survei Jakarta (LSJ) mengeluarkan survei. Potret yang direkam dari tanggal 8-15 Januari 2024 itu elektabilitas sejumlah sosok sebagai calon gubernur (cagub) DKI Jakarta. 

Nama Ridwan Kamil (RK) menempati posisi paling atas mengungguli nama-nama lain, termasuk Basuki Tjahaja Purnama, dan Sandiaga Salahuddin Uno.

Ridwan Kamil atau RK memiliki elektabilitas 23,4 persen. Lalu ada nama Tri Rismaharini dengan elektabilitas 19,2 persen, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan elektabilitas 8,7 persen. 

Sementara Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono elektabilitas 5,5 persen, Kaesang Pangarep 3,9 persen, Sandiaga Salahuddin Uno 3,5 persen dan Ahmad Sahroni 3,2 persen.

Berdasar hasil survei LSJ, tingkat popularitas RK menyentuh angka 95,3 persen. Angka itu lebih tinggi dari tingkat popularitas Sandiaga Salahuddin Uno dengan 92,5 persen, Basuki Tjahaja Purnama dengan 90,8 persen, Tri Rismaharini dengan 90,4 persen, Heru Budi Hartono dengan 87,6 persen, dan Kaesang Pangarep dengan 80,6 persen.

Popularitas RK di Jakarta tercatat lebih tinggi ketimbang Ariza dan mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Purnawirawan Dudung Abdurachman. LSJ menyebut, survei yang mereka lakukan memiliki tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dengan margin of error lebih kurang 3,3 persen.