Senin,  17 June 2024

Budisatrio & Raffi Masuk Dielus Dasco, Ariza Makin Ke Laut Aja?

RN/NS
Budisatrio & Raffi Masuk Dielus Dasco, Ariza Makin Ke Laut Aja?

RN - Nasib mantan Wagub Jakarta Ahmad Riza Patria alias Ariza makin miris. Ketua Gerindra Jakarta itu terancam gagal nyalon di pilkada. 

Sebab, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengunggah foto Budisatrio Djiwandono dan Raffi Ahmad di akun Instagramnya @sufmi_dasco.

Dasco tak menuliskan caption apapun dalam unggahannya tersebut. Ia hanya menuliskan Bendera Merah Putih di bagian caption-nya.

BERITA TERKAIT :
Ogah Tergoda Ambisi Zulhas, Golkar Mulai Cium Aroma Busuk PAN Duetkan RK-Zita?
Ahok Minta Kader Banteng Patuh, Jika PDIP Putuskan Nama Anies Jadi Gubernur Jakarta 

Unggahan serupa juga diunggah oleh pengacara Hotman Paris. Pada sengketa Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi lalu, ia bertindak sebagai kuasa hukum Prabowo-Gibran.

Hotman mengunggah foto Budisatrio-Raffi sama seperti Dasco. Namun foto itu sedikit berbeda, terdapat tulisan 'Jakarta Mendunia 2024' di atas foto Budisatrio dan Raffi.

"Calon Gub & Wagub DKI?? Hotman diminta jadi Ketua Tim Kampanye?" tulis Hotman dalam unggahan di akun Instagram @hotmanparisofficial.

Belakangan sosok Budisatrio digadang jadi salah satu kandidat potensial di Pilkada Jakarta 2024.

Ia jadi salah satu sosok yang diusulkan DPD Gerindra Jakarta ke DPP Gerindra untuk jadi calon kepala daerah.

Selain Budi, DPD Gerindra Jakarta juga mengusulkan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Ariza Patria, dan Rani Mauliani.

Begitupula Raffi, namanya sempat mencuat jadi Cawagub Jateng mendampingi Dico Ganinduto dari Golkar.

Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto sendiri sempat melempar kelakar untuk mengusung Raffi sebagai calon kepala daerah di Jakarta atau Jateng pada Pilkada 2024.

Airlangga menyebut selaku selebritas, Raffi memiliki keluwesan untuk berpergian ke Jakarta maupun Jateng.

"Raffi Ahmad itu bisa on the way ke Jawa Tengah, bisa on the way ke Jakarta. tergantung acaranya ada di mana, kan beliau MC," kata Airlangga di Jakarta, Jumat (17/5).