RADAR NONSTOP - Penyerapan anggaran era kepemimpinan Anies menjadi sorotan serius politisi Kebon Sirih. Dprediksi, silpa APBD 2018 mencapai Rp10 triliun lebih.
Penasehat Fraksi Partai Demokrat DKI Jakarta, Santoso menyarankan Anies membongkar kembali kabinetnya, untuk meningkatkan penyerapan anggaran.
"Public servis yang harusnya bisa dirasakan oleh masyarakat luas kedepan harus bisa ditingkatkan. Karena masyarakat Jakarta sudah membayarkan pajaknya dengan baik pada pemda,"ujar Santoso di sela-sela rapat kerja dengan SKPD di gedung DPRD DKI, kemarin.
BERITA TERKAIT :Sudah Gak Corona Lagi, DPRD DKI Cari Tempat Rapat Yang Cihuy Bahas RAPBD 2025
Wow, Pemkot Jaksel Anggarkan Rp11 Miliar Buat Beli 50 Unit AC
Dikatakannya, kesadaran masyarakat untuk membayar pajak mestinya berbanding lurus dengan pembangunan, supaya warga merasakan manfaat mereka bayar pajak.
"Anies mestinya cukup mencontoh hal-hal baik dari gubernur sebelumnya, jangan ikutan mencontoh yang kurang baik, seperti silpa yang tinggi tiap tahunnya,” ujarnya.
Idealnya, silpa anggaran merupakan sisa dari proses lelang yang terjadi di masa anggaran. Bukan lagi, silpa yang ada merupakan proses gagal lelang yang dilakukan pada 2018.
"Jadi penyerapan harus benar-benar maksimal lah 2019 nanti,"harapnya.