Selasa,  15 June 2021

Tertimbun Puing, Sudah 73 Orang Tewas Akibat Gempa Sulbar 

NS/RN/NET
Tertimbun Puing, Sudah 73 Orang Tewas Akibat Gempa Sulbar 
Petugas menggunakan anjing mencari korban gempa Sulbar.

RADAR NONSTOP - Korban gempa di Sulawesi Barat (Sulbar) terus nambah. Hingga saat ini sudah 73 orang ditemukan tewas.

Pencarian jenazah, Tim SAR melibatkan anjing pelacak (K9). Satu ekor K9 bernama Alfa, yang ikut dalam pencarian, didatangkan dari Jakarta.

"Total 73 meninggal dunia," kata Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Raditya Jati dalam konferensi pers 'Update Kondisi Terkini dan Upaya Penanganan Bencana di Berbagai Daerah' yang disiarkan BNPB, Minggu (17/1/2021).

BERITA TERKAIT :
BNPB Nunggak Rp140 Miliar, 26 Hotel di Jakarta Tolak Isolasi Pasien Covid-19
BNPB Setop Biayai Hotel Isolasi Pasien Covid-19, Pemprov DKI Siapkan Tempat Alternatif

Dari 73 korban jiwa tersebut, 9 di antaranya berasal di Majene. Sedangkan 64 lainnya berasal dari Mamuju. 

Hingga kini puluhan ribu warga juga masih mengungsi. Raditya mengungkapkan update terbaru ada 37.850 warga terdampak yang mengungsi. "37.850 yang mengungsi," kata Raditya.

Demi kelancaran penanganan gempa di Sulbar, Kepala BNPB Doni Monardo untuk sementara juga berkantor di Mamuju. Selain itu, BNPB telah menempatkan 3 helikopter di lapangan untuk distribusi logistik dan peralatan serta operasional.

Kemudian, pasien yang dirawat di RS terdampak gempa untuk sementara juga telah dievakuasi ke RS di lapangan. BNPB juga terus mengupayakan penambahan stok alat pelindung diri (APD) di lokasi yang telah menipis.

"Stok APD masih dalam proses, klaster kesehatan sudah aktif klaster yang menangani kesehatan. Semuanya sedang diupayakan. Listrik masih dalam proses perbaikan. Jalan darat menuju Mamuju sebagian sudah bisa diakses," paparnya.

#Gempa   #Sulbar   #BNPB