Rabu,  30 November 2022

Borok Jakpro Banyak, Ini Saran Dari Pengamat & Aktivis Buat Pj Heru

RN/NS
Borok Jakpro Banyak, Ini Saran Dari Pengamat & Aktivis Buat Pj Heru
Ilustrasi

RN - Borok PT Jakarta Propertindo (Jakpro) ternyata banyak. Untuk itulah Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono segera melakukan pembenahan.

DPRD DKI Jakarta sudah teriak-teriak soal kusutnya beberapa proyek BUMD yang bergerak di bidang infrastruktur tersebut. Tapi apa mau dikata, Jakpro tetap slow dan santai.

Aktivis Muda Jakarta (AMJ) Dwi Yudha Saputra mendesak agar Pj Heru segera melakukan kocok ulang Jakpro. "Karena banyak juga masalah Jakpro, saya harap ada pembenahan," desaknya kepada wartawan, Rabu (23/11) malam.

BERITA TERKAIT :
Waspada Aja, PKS Lagi 'Getol' Serang HBH
UMP DKI 4,9 Juta, Buruh Gimana Sikapnya? 

Yudha sapaan akrabnya menyatakan, Jakpro seperti BUMD yang anti kritik. "Karena Jakpro cuek ketika ada kritik membangun," tegasnya.

Pengamat Kebijakan Publik, Amir Hamzah sebelumnya menyatakan, masalah JakPro bukan hanya masalah Formula E. Tapi kata dia, pembangunan ITF Sunter.

"ITF Sunter tidak berjalan dengan baik, termasuk apa sebab dengan dukungan pinjam Rp 4 triliun yang bersumber dari PEN namun PT JakPro tidak mampu menunaikan tugas," tuding Amir.

Belum lagi dugaan kasus pengelolaan beberapa aset milik Pemprov DKI Jakarta seperti JIS, TIM dan pulau reklamasi.

"DPRD dan Heru perlu meminta BPK untuk melakukan  audit investigasi secara menyeluruh terhadap kinerja Jakpro bersamaan dengan kelima anak perusahaannya," desaknya.

Diberitakan sebelumya, Jakpro akan mengusulkan penyertaan modal daerah (PMD) 2022 dan 2023 untuk pembangunan Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter.

Jakpro memastikan bahwa pembangunan ITF Sunter dilakukan pada tahun ini. Adapun, rencananya kontruksi tahap awal ITF ditargetkan terlaksana pada kuartal keempat melalui anak perusahaan PT Jakarta Solusi Lestari (JSL).

ITF Sunter merupakan pengelolaan sampah yang digunakan sebagai pembangkit listrik. Proyek ini diharapkan menjadi solusi permasalahan sampah di kota-kota besar seperti Jakarta.