Kamis,  29 February 2024

Beras Naik, Emak-Emak DKI: Jangan Sampai Ibarat Ayam Mati Di Lumbung Padi

RN/NS
Beras Naik, Emak-Emak DKI: Jangan Sampai Ibarat Ayam Mati Di Lumbung Padi

RN - Harga beras di pasar-pasar tradisional masih tinggi. Tragisnya lagi stok beras dibeberapa provinsi juga mulai menipis.

Jika kondisi ini didiamkan bisa saja pepatah 'Ibarat Ayam Mati Di Lumbung Padi' bakal terjadi. Di Jakarta misalnya ada dugaan permainan mafia beras.

Bahkan hasil sidak Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso alias Buwas pada Jumat (3/2), adanya dugaan mafia beras yang melakukan pengoplosan.

BERITA TERKAIT :
Dapat Beras, Warga Pekojan: Maksih Pak Wali dan Pak Pj serta Pak Jokowi
Emak-emak di Jakut Teriak Beras Mahal, Komunikolog: Pemerintah Harus Cari Solusi

Buwas menemukan adanya permainan mafia beras di gudang milik BUMD DKI Jakarta yakni PT Food Station Tjipinang Jaya, Jakarta Timur pada Jumat, 3 Januari 2023. Di dua lokasi gudang, Buwas menemukan sejumlah barang yang diduga menjadi bukti keberadaan mafia beras.

Sementara itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun meminta operasi pasar terus digenjot. Langkah itu dilakukan supaya beras kembali ke harga eceran tertinggi (HET) yaitu Rp 9.450/kg.

"Kalau untuk beras, perintah beliau sebelumnya adalah operasi pasar yang masif sehingga stok Bulog yang hari ini sekitar 320.000 ton itu cepat digelontorkan, kemudian Pasar Induk Beras Cipinang yang stoknya 12.900 (ton) sekarang sudah 14.000 (ton)," ujar Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (6/2/2023).

Di sisi lain akan ada panen raya padi pada akhir Februari hingga April. Ditambah panen raya, ditargetkan bisa dicapai produksi beras 2,5 juta ton

Sebelumnya diberitakan, Ketua Koperasi Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) Zulkifli Rasyid mengatakan saat ini stok beras di tempatnya hanya sekitar 13.000 ton. Stok itu hanya cukup sampai 5 hari jika dibagi berdasarkan rata-rata kebutuhan yang mencapai 3.000 ton/hari.

"Stok beras di Cipinang lebih kurang 15.000 ton. Kalau 15.000 ton menurut data kita itu (cukup sampai) 5 hari, kebutuhan pasar induk kan 3.000 ton/hari seharusnya. Jadi memang sangat menipis stok beras di Pasar Induk (Cipinang)," kata Zulkifli, Minggu (5/2/2023).

Berdasarkan laman pibc.foodstation, stok akhir beras di Pasar Induk Cipinang mencapai 12.234 per 3 Februari 2023. Seharusnya ideal dari stok beras di sana adalah 35.000 ton sampai 45.000 ton.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan upaya pemerintah untuk menstabilkan kembali harga beras yang melonjak. Di antaranya dengan impor beras dan menyalurkannya ke berbagai daerah.

"Pemerintah sudah menyiapkan beras, itu beras impor dan saya kira sudah disalurkan ke berbagai daerah, termasuk Jawa Timur. Hal itu sudah mulai untuk menekan harga," ujar Ma'ruf dalam siaran pers Sekretaris Wakil Presiden, Senin (6/2/2023).

Ma'ruf mengatakan, kenaikan harga beras ini dapat dipicu berbagai faktor mulai dari jumlah ketersediaan stok pangan yang menyebabkan kelangkaan maupun faktor eksternal lainnya.

Ditemui wartawan, emak-emak di Jakarta mulai gelisah dengan harga beras. "Wah harga beras naik, susah dah. Bisa-bisa ibarat ayam mati di lumbung padi," ungkap wanita beranak dua di Pasar Slipi, Jakbar, Senin (6/2).

Begitu juga dengan Irma. "Sudah dari minggu lalu harga beras naik, tolong Pak Jokowi," keluhnya saat ditemui di Pasar Kebayoran Lama, Jaksel.