Kamis,  06 May 2021

Suntik Vaksin Nusantara, Ical Pernah Cuci Otak Dan Utang Nyawa Ke Terawan  

NS/RN/NET
Suntik Vaksin Nusantara, Ical Pernah Cuci Otak Dan Utang Nyawa Ke Terawan  
Ical saat disuntik Vaksin Nusantara oleh dr Terawan.

RN - Gaduh soal Vaksin Nusantara terus berlanjut. Foto soal Ical disuntik langsung oleh mantan Menkes Terawan Agus Putranto kini viral. 

Politikus senior Partai Golkar Aburizal Bakrie atau Ical mengungkap alasannya mau disuntik vaksin Nusantara. Ical mengaku percaya pada Terawan.

Bahkan, pengusaha yang pernah menjabat sebagai menteri di era SBY ini pernah utang nyawa dengan Terawan. Hal itu disampaikan Ical melalui akun Twitter pribadinya seperti dilihat, Sabtu (17/4/2021). 

BERITA TERKAIT :
Muncul Negara Kekaisaran Sunda Nusantara, Gerindra DKI: Jangan Dibiarkan, Usut Tuntas!
Usai Sunda Empire, Muncul Kekaisaran Sunda Nusantara

Ical mengatakan pada Jumat (16/4) dia dan istrinya, Tatty Murnitriati, sudah disuntik vaksin Nusantara. Dia mengatakan, delapan hari sebelum divaksinasi, sampel darahnya diambil.

Ical mengaku percaya vaksin Nusantara. Dia mengatakan tidak ragu terhadap vaksin besutan Terawan.

"Saya percaya dengan vaksin ini, karena memang saya percaya dengan kemampuan Dokter Terawan. Bahkan saya ini pernah utang nyawa, karena beliau dengan metode 'cuci otak'-nya pernah menyelamatkan saya dari serangan stroke yang fatal. Karenanya, dulu saya bela Dokter Terawan dengan #SaveDokterTerawan," ujar Ical melalui akun Twitternya.

Ical menyebut banyak tokoh yang ditolong oleh dr Terawan. Dia juga meminta semua pihak tidak perlu mempermasalahkan vaksin ini.

"Bukan hanya saya, banyak tokoh nasional yang pernah ditolong oleh Dokter Terawan. Karenanya, banyak juga tokoh yang mendukung vaksin Nusantara ini. Menurut saya, vaksin untuk COVID-19 tidak perlu dipertentangkan. Ini ikhtiar yang baik untuk kemanusiaan," ucapnya.

Di akhir cuitannya, dia berharap pandemi COVID segera berlalu. Dia berharap bisa berkegiatan seperti sebelumnya.

Sebelumnya, sejumlah tokoh juga telah diambil sampel darahnya untuk proses vaksinasi vaksin Nusantara. Berikut daftar tokoh tersebut:

1. Mantan Menkes, Siti Fadilah
2. Mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo
3. Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad
4. Anggota DPR, Emanuel Melkiades Lakalena
5. Anggota DPR, Saleh Daulay
6. Anggota DPR, Adian Napitupulu
7. Anggota DPR, Nihayatul Wafiroh
8. Anggota DPR, Arzetty Bilbina

Kepala BPOM Penny K Lukito mengatakan pihaknya belum memberikan restu vaksin Nusantara untuk melanjutkan uji klinis. Penny membeberkan sejumlah alasan mengapa BPOM belum memberikan restu.

Dalam hearing atau diskusi bersama para peneliti vaksin Nusantara 16 Maret 2021, terungkap jumlah KTD dalam uji fase I mencapai 71,4 persen dari total relawan uji klinis.

Sebanyak 20 dari 28 subjek mengalami kejadian yang tidak diinginkan (KTD). Beberapa relawan uji klinis juga mengalami KTD di kategori 3 dengan tingkat keluhan efek samping lebih berat.