Selasa,  27 July 2021

Vaksin Nusantara Eks Menkes Terawan, Menkes Budi Minta Jangan Debat Di Medsos 

NS/RN/NET
Vaksin Nusantara Eks Menkes Terawan, Menkes Budi Minta Jangan Debat Di Medsos 
Menkes Budi Gunadi Sadikin (kanan) dan eks Menkes Terawan.

RN - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menanggapi kisruh soal Vaksin Nusantara buatan eks Menkes Terawan. Budi berharap berdebat pada tataran ilmiah. 

Karena jika berdebat pada tataran media sosial alias medsos bisa tidak benar. Diketahui, kontroversi vaksin Nusantara yang melanjutkan uji klinis tanpa izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memunculkan aksi saling dukung dan saling tuding dari masing-masing kubu. 

Budi menegaskan, pada dasarnya Kementerian Kesehatan sangat mendukung setiap riset yang dilakukan anak bangsa. Namun terkait vaksin, masalah keamanan harus menjadi perhatian serius.

BERITA TERKAIT :
Tanah Abang Dibuka, Pedagang di Mal Curhat Merasa Dianaktirikan
Gencarkan Vaksinasi, Syarif Gerindra Ingin Warga Di Dapilnya Kebal Corona

"Bener-bener harus dibikin berdasarkan kaidah-kaidah ilmiah dan protokol kesehatan yang baku dan tepat. Itu tolong jangan di-cross, jangan di-shortcut, jangan di-cut corners," tegasnya dalam diskusi daring, Minggu (18/4/2021).

Sedangkan terkait kontroversi yang muncul, Menkes Budi mengingatkan untuk tidak menghambur-hamburkan waktu dan energi. Ia mengajak semua pihak untuk fokus pada hal-hal yang 'saving life' daripada meributkan sesuatu yang bukan bidang keahliannya.

"Ini sesuatu yang sifatnya sangat scientific sangat-sangat ilmiah. Jadi tolong dibicarakan di tataran ilmiah," pesannya.

Menurut Menkes Budi, yang paling tepat untuk membicarakan masalah tersebut saat ini adalah para ilmuwan yang kompeten di bidangnya. Bukan waktu yang tepat untuk membawanya ke ranah yang lain, termasuk politik.

"Biarkan mereka berdebat di tataran ilmiah. Kalau terlalu banyak berdebat di tataran medsos kalau menurut saya juga nggak bener ya," tegas Menkes Budi.