Jumat,  02 December 2022

Suap Lobster

Eks Menteri KKP Ngaku Dirinya Diangkat Prabowo Dari Comberan 

NS/RN
Eks Menteri KKP Ngaku Dirinya Diangkat Prabowo Dari Comberan 
Edhy Prabowo bersama Prabowo Subianto, beberapa waktu lalu.

RN - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo mengakui kalau dirinya diangkat Prabowo dari comberan. Pengakuan itu diucapkan saat dirinya membacakan pleidoi. 

Nota pembelaan setebal 31 halan itu, Edhy bercerita tentang kehidupannya. Dia mengakui jadi pengangguran hingga bertemu dengan Menhan Prabowo Subianto. 

Edhy mengatakan Prabowo adalah orang yang menyelamatkannya ketika dia sedang terpuruk.

BERITA TERKAIT :
Menteri Zulhas & Bos PDIP Keseret 'Suap', Kampus Unila Bancakan Pejabat? 
KPK Didesak Usut Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemkot Bekasi

Awalnya, Edhy mengatakan dia lahir dari keluarga sangat sederhana di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Dia sempat mendaftar menjadi Taruna di Akmil Magelang dan diterima.

Kemudian saat tingkat dua, Edhy dan beberapa rekannya dinyatakan tidak bisa melanjutkan pendidikan. Kemudian, dia kembali ke kampung dan menjadi pengangguran, hingga akhirnya dia kembali bangkit setelah bertemu Prabowo Subianto.

"Hingga akhirnya, saya dipertemukan dengan figur yang luar biasa. Sosok yang berhasil memompa kembali semangat, sosok yang mengajarkan banyak hal dalam kehidupan, serta sosok yang seketika menggantikan peran ayah setelah ayah kandung saya pergi menghadap Sang Pencipta. Sosok itu adalah Bapak Prabowo Subianto," bunyi pleidoi Edhy pada Jumat (9/7/2021).

Edhy juga menanggapi pernyataan Prabowo yang kecewa karena Edhy terseret kasus suap ekspor benur. Prabowo, sebagaimana diberitakan dikatakan sempat marah dan menyebut Edhy adalah orang yang diambil dari comberan.

"Bila beberapa waktu lalu sempat ada berita bahwa 'Edhy adalah orang yang diambil Prabowo dari comberan', maka saya katakan bahwa itu benar," ucap Edhy.

"Beliau lah yang menyelamatkan saya di saat kondisi sedang terpuruk dan di saat harga diri sedang terdegradasi. Beliau lah yang mendidik saya," imbuhnya.

Dia juga berysukur bertemu dengan Prabowo. Menurutnya, Prabowo telah berjasa dalam hidupnya hingga saat ini.

"Saya bersyukur kepada Tuhan telah mempertemukan saya dengan seseorang yang sangat luar biasa. Hingga akhirnya seiring waktu berjalan, saya mendapatkan banyak kesempatan merasakan mandat penugasan, mulai dari karyawan di perusahaan, pengurus di Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), mendirikan dan menjadi kader Partai Gerindra, menjadi anggota DPR RI selama 3 periode, hingga akhirnya dipercaya menjadi Menteri KKP," akunya. 

"Selama itu pula, saya selalu menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh dan menjaga penuh kepercayaan, karena saya tak ingin kembali merasakan kegagalan seperti yang pernah saya alami saat berjuang menjadi seorang taruna," tuturnya.

Saat ini Edhy Prabowo dituntut 5 tahun bui atas tuduhan kasus suap benur lobster. Edhy membantah telah menerima duit suap lobster.

#Edhy   #Lobster   #KPK