Minggu,  24 October 2021

Kukuhkan 10 Ribu Petani Muda

Ditangan KKT-PTI, Mentan Berharap Ekonomi Indonesia Tumbuh Melalui Sektor Pertanian

HW
Ditangan KKT-PTI, Mentan Berharap Ekonomi Indonesia Tumbuh Melalui Sektor Pertanian
Pengukuhan 10 ribu pemuda Tani KKT-PTI oleh Mentan Syahrul Yasin Limpo secara simbolis

RN - Sebanyak 10000 pemuda tani dalam wadah Komando Kawasan Terpaut Pemuda Tani Indonesia (KKT-PTI) resmi dikukuhkan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Hotel Bumi Surabaya, Jumat(08/10/2021).

"Mereka (petani muda) KKT-PTI yang dikukuhkan berasal dari 11 Provinsi 44 Kabupaten. Ini sebagai upaya membangkitkan petani muda di Indonesia," ucap Koordinator KKT-PTI Daenk Jamal ketika dihubungi, Minggu(10/10/2021).

Selain itu kata Daenk Jamal, hadirnya KKT-PTI yang anggotanya dari kalangan anak muda milenial, merupakan pendobrak kecukupan bahan pangan.

BERITA TERKAIT :
Kornas KKT-PTI Daenk Jamal Bersama 10 Ribu Pemuda Tani Bakal Serbu Surabaya, Ini Tujuannya

Bukan itu saja, dalam menerapkan pertanian berbasis teknologi. Para petani muda diharapkan mampu bersaing dalam bisnis pertanian di era serba gadget dengan sistem e-Commerce. 

"Mereka juga dapat memasarkan hasil pertanian menggunakan aplikasi AbangIjo yang nantinya bisa didownload melalui google playstore,"pungkasnya.

Dilain sisi, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berharap, dengan hadirnya KKT-PTI sebagai wadah pemuda tani milenial. Mampu mendombrak perekonomian dalam bidang pertanian.

Sehingga, 2 dari 9 intisari program Nawacita yang digagas oleh Presiden Joko Widodo yakni,:

-Meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional. Sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama bangsa-bangsa Asia lainnya.

-Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik, dapat terwujud.

“KKT-PTI ini merupakan pondasi utama bagi pemerintah serta menjadi akselarasi dan peranan pemuda tani, yang diharapkan dapat tumbuh sebagai pilar penting pertumbuhan ekonomi nasional,” ucap Syahrul.

Mentan juga menyebut, apabila suatu pekerjaan dilakukan dengan sungguh-sungguh.

Terutama dalam bidang pertanian, dimana obyek lahan dapat digunakan dan dimanfaatkan bercocok tanam maupun bertani dengan baik. 

Maka, dengan sendirinya akan menjadi lapangan kerja. Sehingga, proses tidak membohongi hasil.

"Untuk itu, Presiden Joko Widodo mendorong para pemuda untuk kembali bertani. Sebab pertanian yang baik selalu menjanjikan keuntungan yang maksimal,"imbuhnya.