Senin,  06 May 2024

Bertambah Lagi, 2.404 Orang di Jakarta Terpapar Omicron

DIS
Bertambah Lagi, 2.404 Orang di Jakarta Terpapar Omicron

RN - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini naik sejumlah 2.248 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 16.330 (orang yang masih dirawat/isolasi).

"Perlu digarisbawahi bahwa 15.451 orang dari jumlah kasus aktif (90,9%) merupakan transmisi lokal, sedangkan sisanya adalah pelaku perjalanan luar negeri. Sementara itu, kasus positif baru berdasarkan hasil tes PCR hari ini bertambah 4.149 orang sehingga total 891.148 kasus, yang mana 3.920 di antaranya (94,5%) juga merupakan transmisi lokal," kata Dwi di Jakarta, Kamis (27/1/2022).

Selain itu, Dwi turut mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan Varian Omicron yang kini juga meningkat di Jakarta.

BERITA TERKAIT :
Kejagung Garap Kasus Jumbo 22 Triliun, KPK Keok Lagi Aja...
Kasus Firli, JARI’98: Equality Before The Law, Asas Praduga Tak Bersalah Bukan Praduga Bersalah

"Dari 2.404 orang yang terinfeksi, sebanyak 1.309 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 1.095 lainnya adalah transmisi lokal," tambahnya.

Sementara itu, upaya 3T terus digalakkan, selain vaksinasi COVID-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas. Data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat, dilakukan tes PCR sebanyak 32.494 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 29.894 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 4.149 positif dan 25.745 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 77.034 orang dites, dengan hasil 3.102 positif dan 73.932 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 157.825 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 774.036 per sejuta penduduk," tambahnya.