Sabtu,  03 December 2022

Kota Bekasi Jangan Sampai Dipimpin Petruk Dadi Dewan

Tori
 Kota Bekasi Jangan Sampai Dipimpin Petruk Dadi Dewan
Koordinator Forum Komunikasi Intelektual Muda Bekasi (Forkim), Mulyadi /Radarnonstop

RN - Tanda pagar atau tagar  #2024GantiAnggotaDPRDKotaBekasi terus dikampanyekan Forum Komunikasi Intelektual Muda Bekasi (Forkim) melalui jejaring sosial. 

Lewat tagar ini Forkim ingin memberi pesan bahwa pemimpin Kota Bekasi bukan Petruk Dadi Dewan'. 

"Cerita ini menunjukkan bahwa Petruk, si rakyat jelata yang naik tahta menjadi raja akhirnya membawa kekacauan karena adanya mal-manajemen. Hal ini terjadi karena Petruk menjalakankan peranannya sebagai raja masih bersikap sama ketika ia menjadi rakyat jelata yang hanya bisa kaget atau marah melihat kerusakan yang terjadi. Dia lupa bahwa sekarang ia memegang palu yang dapat digunakan untuk memperbaiki," terang Kooordinator Forkim, Mulyadi kepada Radarnonstop.co, Senin (27/6/2022).

BERITA TERKAIT :
Awasi Bawaslu Kota Bekasi, Forkim: #SaveDemokrasi
DPRD Kota Bekasi Gelar Rapat Paripurna Dadakan, Forkim: Aroma Stempel Korupsi Menyengat

Sebaik apapun niat dan usaha Petruk, ia tetap terperosok pada keadaan yang kacau. Cerita ini memberi gmbaran bahwa mengubah suatu kekacauan bukan semata mengubah status seseorang. Menurut Mulyadi, setidaknya ada hal penting yang harus dibangun untuk memajukan kembali Pemerintah Kota Bekasi.

"Pertama, dari sisi kepemimpinan. Jangan sampai dipimpin oleh orang seperti Petruk Dadi Dewan yang menggambarkan pemimpin tidak becus mengelola pemerintahan daerah sehingga menjadi berantakan roda pemerintahan," 

Pemimpin terpilih haruslah berkualitas dan mampu menggerakkan roda pemerintahan demi tercapainya kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat di wilayah dipimpinnya. 

"Pemimpin yang baik bukanlah pemimpin yang tabrak sana-sini. Melangar peraturan pemerintahan karena hal itu bisa menciptakan perpecahan," lanjutnya. 

Dan yang kedua, ia menyebut dibutuhkan jiwa kepeloporan dan ikhlas bekerja dalam gotong royong demi kejayaan masyarakat Kota Bekasi. 

"Sekarang ini jiwa pelopor semakin tipis. Yang ada adalah jiwa individualis. Kita mencontohkan, Bapak Ir. Soekarno sebagai cerminan seorang pemimpin memiliki pemikiran yang dipenuhi dengan semangat-semangat kebangsaan. Terbukti dengan berbagai perjuangan beliau dalam mencapai kemerdekaan Indonesia dengan para pejuang kemerdekaan lainnya. Pemikiran Bung Karno tentunya bisa menjadi acuan bagaimana menjadi pemimpin yang baik," imbuhnya mengakhiri seraya berkata 2024 Ganti Anggota DPRD Kota Bekasi.