Selasa,  16 July 2024

35 Petugas KPPS Meninggal, Yang Tepar Sampai Ribuan Orang 

RN/NS
35 Petugas KPPS Meninggal, Yang Tepar Sampai Ribuan Orang 
Ilustrasi

RN - Puluhan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) terkapar. Tercatat ada 35 orang meninggal dunia saat hari H pencoblosan Pemilu 2024.

"Kalau fisik gak kuat gempor mas. Badan ambruk dan pegel-pegel semua," tegas petugas KPPS di Jakarta.

Ketua KPU RI, Hasyim Asyari mengatakan, korban jiwa terdiri dari KPPS, Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Perlindungan Masyarakat (Linmas)

BERITA TERKAIT :
KPU DKI Buka Lowongan Untuk 1.021 Orang, Untuk Jadi Bemper Pilkada 2024
Bawaslu Kerja Sampai Subuh Tapi Gaji Minimalis, 30 Orang Meninggal 

"Yang meninggal 35 orang dengan rincian PPS 3 orang, KPPS 23 orang, dan Linmas 9 orang," kata Hasyim kepada wartawan, Sabtu (17/2).

Selain itu, KPU RI juga mencatat ribuan petugas ad hoc yang didalamnya juga Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sakit usai Pemilu 14 Februari lalu. Namun, korban sakit paling banyak ada di KPPS.

"Total yang sakit 3.909 orang dengan rincian, PPK 119 orang, PPS 596 orang, KPPS 2.878 orang, Linmas 316 orang," demikian Hasyim menambahkan

#KPPS   #TPS   #HonorTPS