Rabu,  29 May 2024

Lagi, Mentan Amran Lepas Ekspor Komoditas Hortikultura

Zaber Lubis
Lagi, Mentan Amran Lepas Ekspor Komoditas Hortikultura

RADAR NONSTOP - Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, melepas ekspor sejumlah komoditas hortikultura ke sejumlah negara dari Surabaya, Jawa Timur, Senin (8/10/2018).

“Hari ini, kita buktikan lagi ekspor. Ada mangga dan benih sayuran. Juga bawang merah. Inilah tujuan yang kita bangun, online single submission," ujarnya sela acara.

Katanya, pengembangan sistem dalam jaringan (daring) tersebut sesuai arahan Presiden. Sehingga, proses perizinan ekspor lebih cepat. "Dulunya mengurus izin bisa enam bulan, satu tahun, dua tahun. Tapi, hari ini bisa satu jam," jelasnya.

BERITA TERKAIT :
Lagi Kena COVID-19 Diminta Duit 450 Juta Oleh SYL, Eks Ajduan (Panji) Yang Kumpulkan Dana
Aksi Peras Di Kementan, Diteror Hingga Ancaman Mutasi 

"Negara kita atau pertumbuhanan ekonomi bisa bangkit karena dua hal. Yaitu, ekspor dan investasi. Kita ke depan, dua hal ini kita dorong terus,” imbuh Amran.

Komoditas yang diekspor, seperti 100 ton mangga ke Singapura dan Malaysia, 800 ton benih kangkung ke Cina, Malaysia, dan Vietnam, serta 800 ton bawang merah ke Philipina. Kegiatan diikuti Dirjen Hortikultura Kementan Suwandi, Gubernur Jatim Soekarwo, dan pelaku usaha.

Amran menerangkan, ekspor pertanian Indonesia pada 2017 mencapai Rp442 triliun atau naik 24 persen dibanding tahun sebelumnya. Dengan demikian, neraca perdagangan pertanian surplus Rp214 triliun.

Medio Januari-Juli 2018, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor komoditas hortikultura segar mencapai Rp1,22 triliun atau naik sebesar 60,5 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Estimasi ekspor mangga 2018 sebesar 835 ton, naik enam persen daripada 2017 (790 ton). Sementara ekspor bawang merah, ditargetkan 15 ribu ton atau naik 128 persen.

“Ekspor mangga dari Januari sampai Juli 2018, sangat tinggi. Nilainya mencapai Rp1,85 miliar, sementara impornya hanya Rp70,56 juta. Ini menunjukkan, upaya pemerintah mendorong petani dan pelaku usaha membuahkan hasil positif," katanya.

Sementara itu, Soekarwo mengapresiasi dukungan Kementan dalam mendorong ekspor komoditas pangan di Jatim. Apalagi, saat ini harga bawang merah sedang turun.

“Hari ini kita berangkat ekspor benih kangkung 20 ton. Tapi, setahunnya 800 ton dan mangga yang diekspor ini mangga arumanis khusus. Kemudian, bawang kita juga ekspor. Terima kasih kepada Pak Menteri, saat harga anjlok kita ekspor. Sehingga, memberikan harga yang menguntungkan bagi petani," papar Pakde Karwo, sapaannya.